ist

JPNews - Status dua pemuda ini ternyata tak menjadi penghalang menjalan aksi melanggar hukum.

Keduanya, Ajely Yansyah alias Riansyah, warga Kecamatan Karya penggawa, Pesisir Barat dan Wadi, warga salah satu pekon di  Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat.

Meski keduanya status aktif warga binaan pemasyarakatan (WBP) di  Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Raja Basa, Bandar Lampung (LP Rajabasa), keduanya diduga menjalan aksi penipuan dimaksud dengan pasal 378 KUHPidana.

Yang mencengangkan, dalam menjalankan aksinya, mereka disebut mengaku anggota polisi.

Korbannya seorang wanita, warga Liwa, DR. DR terbuai janji untuk dinikahi, sehingga menuruti permintaan mengirim sejumlah dana, capai puluhan juta. Karena merasa tertipu DR melapor ke Polres Lampung Barat.

Jumat (15/11), aksi keduanya narapidana dan polisi gadungan itu berakhir.

Jajaran Tim opsnal Tekab 308  Polres Lampung Barat dipimpin langsung kanit Jatanras Ipda Jamalion telah melakukan ungkap kasus tindak pidana penipuan itu.

Kasat Reskrim Polres Lampung Barat AKP Made Silpa Yudiawan, mewakili Kapolres Lampung Barat AKBP Rachmat Tri Hariyadi, menerangkan, penangkapan terhadap kedua pelaku, Ajely dan Wadi, berdasarkan laporan DR.

"Si anjely terpidana pembunuhan sisa pidana senbilan tahun, sembilan bulan, 22 hari. Sedangkan si Wadi narapidana curnak dengan sisa pidana empat tahun tujuh bulan 16 hari," terang Made dalam keterangannya.

"Kedua pelaku tersebut kita tangkap berdasarkan Laporan Korban Denti Rosita yang telah di tipu oleh kedua pelaku yang mengaku sebagai anggota kepolisian melalui facebook dan berkelanjutan melalui whatsapp kepada korban dan meminta uang sebesar Rp2 juta untuk keperluan berobat," tambahnya.

"Kemudian korban mengirimnya ke rekening atas nama Wahyu Budiantara dengan Norek: 0285010810185**. Kemudian pelaku meminta uang lagi kepada korban sebesar Rp20 juta dikirim ke rekening an. RIYATNI dengan norek: 6856010105 87530 dengan alasan untuk mengurus kepindahan tugas ke Polres Lampung Barat, kemudian uang  tersebut kurang dan meminta lagi uang sebesar Rp20 juta dan berjanji jika pelaku berpindah tugas ke Polres Lampung Barat maka pelaku akan menikahi korban,” terang Kasat Reskrim, Sabtu (16/11).

"Merasa korban ditipu langsung melaporkan kejadian tersebut Ke Polres Lampung Barat setelah dilakukan penyelidikan para pelaku sedang menjalani hukuman di Lapas kelas 1 Bandar Lampung."

"Barang bukti  bukti yang berhasil di amankan Satu buah HP merek Vivo 1606 warna hitam no Hp 082175930904, dan no hp 081373682306 milik atas nama Ajely yansyah. Dan Satu buah HP merek xiaomi type 5A warna Gold dengan no HP 082175459235 serta satu buah HP merek Samsung type SM- 8109 warna hitam Milik an. Wadi, Satu buah kartu simpati dengan no 085384448113 di amankan di Satreskrim Polres Lampung Barat guna penyidikan lebih lanjut," pungkasnya.

(ril/JPN)

Komentar

Lampung Lainnya