Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dusdikbud) Lampung Timur, Yuliansyah. Foto: istimewa for JPNews

JPNews -Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dusdikbud) Lampung Timur, Yuliansyah memastikan, pihaknya tidak pernah melarang pers melakukan tugas jurnalistik.

Termasuk, tidak menghalangi wartawan saat meliput kegiatan sosialisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan di SDN 2 Ganti Warno Kecamatan Pekalongan Lamtim, Selasa (13/11). 

"Saya  tidak pernah memerintahkan oknum tertentu untuk menghalangi para awak media meliput kegiatan sosialisasi tersebut. 

"Acara itu terbuka untuk umum, kami tidak pernah menghalangi pers meliput acara tersebut," kata Yuliansyah.

Dikatakannya,  saat kejadian dirinya tengah berada di dalam ruangan bersama para kepala sekolah penerima DAK se-Lamtim, bersama pihak dari Polres Lamtim dan Polsek Pekalongan serta tim dari Kejaksaan Negeri Sukadana. 

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pada saat pelaksanaan sosialisasi, terjadi insiden keributan, lantaran ada oknum tertentu yang melarang para jurnalis saat hendak masuk ke dalam ruangan pelaksanaan sosialisasi. 

"Ketika saya mendengar ada sedikit keributan, saya langsung cek ke luar,  dan langsung saya persilahkan rekan-rekan media masuk. Mungkin itu hanya inisiatif oknum tersebut saja, hubungan saya sama pers di Lamtim selama ini baik-baik saja. Ini hanya miss komunikasi," pungkasnya. 

(mef/JPN)

Komentar

Lampung Lainnya