JPNews - Puluhan warga Dusun Kejadian, Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran, Lampung, Kamis (14/11) pagi menggerebek tiga orang muda mudi, S (18), D (21), S (20) yang diduga mesum di kompleks Perumahan Ajib desa setempat.

Kepala Dusun setempat, Rohimi menerangkan, tindakan warga tersebut buntut kekesalan warga yang kerap melihat muda mudi tersebut masuk ke sebuah rumah kosong saat waktu subuh.

"Warga sudah mengintai tiga muda mudi ini sudah beberapa hari, karena pemilik rumah (Azwar) warga Bandarlampung tidak tinggal di sana dan dibiarkan kosong, puncaknya Kamis pagi ini warga menggerebek rumah tersebut," ujar Rohimi.

Ditambahkan, ketiganya mengaku hanya berniat istirahat setelah minum minuman keras (miras) di kompleks Stadion Pahoman.

"Setelah kita tangkap mereka bilang baru minum alkohol di Pahoman, dan saat digeledah memang di mobil pelaku ada mirasnya," tambah dia.

"Setelah itu kami bawa ketiganya ke Kantor Desa untuk dimintai keterangan, mungkin karena masih terpengaruh miras mereka berubah ubah jawabannya saat ditanya," timpal dia.

Terpisah PJ Kades Kurungan Nyawa, Aditya Desilma Putra mengatakan, dirinya mengaku bangga dengan kedewasaan warga yang tidak main hakim sendiri dalam kejadian tersebut.

"Alhamdulillah warga tidak main hakim sendiri, mereka bawa pelaku ke kantor desa untuk diserahkan kepada kami, menandakan kinerja aparatur disini maksimal," kata dia.

Dia menjelaskan, setelah diamankan warga pihaknya menghubungi keluarga ketiganya untuk datang ke Kantor Desa.

"Ketiganya bukan warga Kurungan Nyawa, dan yang wanita masih dibawah umur, karenanya saya berinisiatif memanggil keluarganya untuk dikembalikan dengan satu syarat tidak mengulangi perbuatannya lagi," jelasnya.

"Keluarganya meminta permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan dan meminta maaf atas tindakan ketiga pelaku," tukasnya.

Aditya menghimbau kepada seluruh aparatur desa untuk lebih pro aktif dalam bertugas mengingat Desa Kurungan Nyawa banyak berdiri perumahan perumahan yang diisi warga luar desa.

"Harus selalu dipantau keluar masuknya orang ke Desa, karena disini banyak perumahan dan pemiliknya bukan ber KTP disini sehingga kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya. (Ran/Snd)

Komentar

Lampung Lainnya