Teddy Rusfendi Sutisna

JPNews - Tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dari tahun ke tahun cukup tinggi hingga mencapai miliaran rupiah.

"Sangat banyak pendapatan dari sektor PBB Perdesaan yang belum tertagih," kata Sekretaris Daerah Pemkab Karawang Teddy Rusfendi Sutisna, di Karawang, Kamis (22/3).

Ia mengatakan, hingga kini piutang dari PBB Perdesaan sudah menumpuk, jumlahnya mencapai miliaran. Kondisi itu terjadi karena setiap tahun, cukup banyak PBB Perdesaan yang belum tertagih.

Menurut dia, banyak faktor penyebab tingginya tunggakan PBB Perdesaan itu. Di antaranya ialah mengenai ketaatan masyarakat membayar pajak.

"Jadi memang masih rendah tingkat ketaatan masyarakat membayar pajak, khususnya PBB Perdesaan, itu masih rendah," kata dia.

Teddy menyesalkan masih banyaknya piutang PBB Perdesaan itu. Sebab tingginya piutang dari PBB Perdesaan tersebut mengganggu pendapatan asli daerah Karawang.

"Kami akan memperbaiki terkait dengan hal itu. Saat ini perbaikan sistem penagihannya sedang dipersiapkan," kata dia.

Selain itu, juga perlu dioptimalkan mengenai sosialisasi tentang pentingnya membayar pajak. Tujuannya untuk menyadarkan masyarakat agar mau mambayar pajak. (ant/mam)

Komentar

Jabar Lainnya