Suwardi, pemenang Best of The Best AJP MOR 1 Tahun 2019. Foto: JPNews / Nizwar G

Oleh: Nizwar

PT Pertamina (Persero) menggelar ajang Anugerah Jurnalis Pertamina Marketing Operation Region 1 (AJP MOR 1) Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Tahun 2019.

Penghargaan diberikan kepada pewarta di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, dan Sumatera Barat.  

Tahun ini, AJP MOR 1 mengusung tema "Pertamina Move On." Acara puncak berlangsung di Hotel Pangeran Beach, Padang, Sumatera Barat, Kamis (31/10) malam. 

Saya bersama Ketua PWI Sumatera Selatan Hi. Firdaus Komar, S.Pd., M.Si., dan DR. Muslim, akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Riau, ditunjuk sebagai dewan juri. 

Jujur saja, sangat sulit untuk menentukan para nominator penerima penghargaan. Sebab, karya para pewarta memiliki bobot yang nyaris sama. Baik dari katagori foto essay, jurnalistik corporate social responsibility (CSR), karya jurnalis radio, televisi, media siber, dan cetak. Termasuk dalam penentuan best of the best. 

Kami bertiga menentukan penilaian karya para pewarta sejak Agustus lalu. Ukuran penilaian adalah selain kekinian, juga mengandung nilai tambah dan manfaat secara luas kepada masyarakat. Pastinya, ide karya, ketepatan, kedalaman informasi yang disajikan, deskripsi dari narasi serta akurasi tetap menjadi titik point penilaian.

Sesuai tema, maka informasi yang disajikan mengarah kepada membangkitkan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan program-program Pertamina, baik product, CSR, hingga pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah. Dan mengemas konsep liputan tersebut tidaklah mudah. 

Hebatnya, pewarta di Regional Sumbagut mampu menghadirkan karya yang terverifikasi langsung di lapangan. Bahkan, story yang diangkat sangat detil. 

Saya mencontohkan foto essay karya pewarta asal Pakan Baru, Riau. Ia mampu menghadirkan sulitnya tantangan mendistribusikan bahan bakar minyak dan gas hingga ke pulau-pulau terpencil. Satu kata: Luar biasa! 

Dan memang, tema Move On sejalan dengan langkah besar Pertamina yang dilakukan di 2019, menuju pengelolaan energi yang memenuhi ketersediaan (availability), keterjangkauan (accessibility), daya beli (affordibility), ramah lingkungan (acceptability), dan keberlanjutan (sustainability). 

Peran besar ini, mengharuskan Pertamina Move On di semua sektor bisnis, dari hulu hingga hilir. Berbagai inovasi dan transformasi bisnis dilakukan. Mulai dari penerapan teknologi terkini dalam pengeboran sumur, modernisasi kilang dalam pengolahan, pengembangan green energy, serta digitalisasi di SPBU.

Sayang, ajang seperti ini tak berlangsung di Pertamina Regional II Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Padahal, ajang ini sangat positif dan langsung menunjukkan upaya nyata Pertamina hadir untuk negeri.

Tetapi, pewarta Sumbagsel tak perlu kecewa. Sebab, ajang serupa dilakukan untuk tingkat Nasional. Bahkan, katagori karya AJP 2019 lebih beragam. Dari Hardnews Media Cetak, Features Media Cetak, Features Media Online/Siber, Features Radio, Features Televisi, Foto Essay, Foto Pilihan Juri, Publikasi Olahraga, Publikasi CSR dan Best of The Best.

Setiap insan pers diperbolehkan mengirimkan karya sebanyaknya-banyaknya.

Karya boleh berbahasa Indonesia maupun bahasa Inggris sepanjang karya tersebut orisinal. 

Insan pers Sumbagsel dapat mengirimkan karyanya melalui email pcc@pertamina.com atau melalui pos ditujukan kepada Panitia Anugerah Jurnalistik Pertamina 2019, Kantor Pusat PT Pertamina (Persero), Bagian Media Communication, Jl. Merdeka Timur No. 1A Gedung Perwira 2, Jakarta Pusat 10110 dengan melampirkan fotokopi Kartu Pers dan KTP/SIM serta batas waktu pendaftaran 15 Oktober 2019 (Cap Pos). (*)


Nizwar : Sekretaris PWI Provinsi Lampung/ General Manager JP-News.id

#AnugerahJurnalisPertaminaMarketingOperationRegion 1 #Pertamina #PWI #Sumbaut

Komentar

Netizen Lainnya