JPNews-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar), melalui Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pesibar bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) sedunia ke-12 Tahun 2019. Peringatan tersebut dilangsungkan di SDN 1 Bumiratu Kecamatan Ngambur, Senin (28/10).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Pesibar, Agus Istiqlal, Ketua TP-PKK Pesibar, Septi Istiqlal, Plt. Kepala Dinkes, Tedi Zatmiko, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan peratin se-Kecamatan Ngambur, serta masyarakat Pekon Bumiratu.

Dalam sambutannya Bupati, Agus Istiqlal, mengatakan bahwa peringatan HCTPS sedunia merupakan sebuah bentuk komitmen untuk meningkatkan kesehatan masyarakat untuk mencapai derajat kesehatan yang lebih baik. "Seiring hal tersebut, majelis umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Tahun 2008 telah menyerukan perlunya peningkatan praktek higiene dan sanitasi di seluruh dunia," jelas Agus.

Menurutnya, sejak saat itulah muncul kesadaran untuk mengkampanyekan perlunya cuci tangan pakai sabun, yang ditindaklanjuti dengan penetapan tanggal 15 Oktober sebagai HCTPS. "Kita semua memaklumi tentunya, bahwa masalah kesehatan terutama penyakit menular merupakan masalah yang serius sehingga sangat penting untuk dicegah dan ditanggulangi," lanjut Agus.

"Hingga saat ini penyakit infeksi menular seperti diare, dan infeksi saluran pernafasan masih mengancam kesehatan anak-anak bahkan dapat menyebabkan kematian," sambungnya.

Lebih jauh Agus memaparkan, peringatan HCTPS diharapkan tidak hanya sebatas seremoni belaka, namun juga dapat dijadikan budaya atau gaya hidup sehat oleh seluruh masyarakat. "Marilah bersama-sama kita mengajak teman-teman, keluarga dan masyarakat disekitar kita, untuk ikut membiasakan cuci tangan pakai sabun dengan air bersih yang mengalir dalam kehidupan sehari-hari," harap Agus.

Masih kata Bupati, cuci tangan pakai sabun bukan hanya sekedar untuk wangi-wangian, namun tujuan utamanya terbebas dari kuman, yang dapat menimbulkan penyakit khususnya diare pada anak-anak. "Bersama kita akan berjuang menyelamatkan hidup anak-anak atau adik-adik kita agar terhindar dari berbagai penyakit infeksi menular," ajaknya.

"Mari bersama-sama menciptakan masyarakat yang mandiri untuk hidup bersih dan sehat. Ayo biasakan cuci tangan pakai sabun," tukasnya. 

Kegiatan tersebut diwarnai peragaan enam langkah cuci tangan pakai sabun yang diperagakan langsung oleh pelajar SDN 1 Bumiratu. Selain itu digelar juga lomba cuci tangan pakai sabun yang diikuti oleh para pelajar dari empat SDN di Kecamatan Ngambur. (ers)

Komentar

Lampung Lainnya