TOP 0 News Indepth

Suasana Pemakaman Mursal di TPU Desa Banjar Manis, Gisting Tanggamus, Jumat (26/10). Foto: ist for JPNews

JPNews - Mursal bin Mursalin (44) Warga Pekon Banjar Manis Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus, yabg meninggal dunia ajubat menjadi korban penusukan yang saat perhitungan suara pada Pilkades serentak di Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran Lampung meninggalkan satu orang istri dan dua orang anak.

Pj Kepala Pekon Banjar Manis Dardi mengatakan, dalam kesehariannya Mursal diketahui bekerja sebagai buruh tani.

"Kalau dia ini sebagai buruh tani, sedangkan untuk istrinya ini hanya ibu rumah tangga saja, sedangkan anak anaknya dua laki laki semua, satu masih sekolah SMK dan satu nya masih sekolah paud," jelasnya melalui sambungan telepon selelur, Rabu (25/10)

Dirinya juga mengatakan, dilingkungan tempat tinggalnya, Mursal dikenal orang yang membaur dengan masyarakat, dan selalu ikut kalau ada kegiatan, baik gotong royong maupun hajatan.

"Iya dia ini orang yang ramah, aktif dalam kegiatan yang diadakan oleh Pekon ataupun tetangganya," paparnya.

"Dia ke Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran itu, menghantarkan istrinya yang kebetulan orang sana, kalau keluarga Mursal ini mah di Gisting semua," timpalnya.

Diberitakan sebelumnya, Mursal warga Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Lampung ditusuk saat menyaksikan penghitungan suara Pilkades di Desa Banjar Negri Kecamatan Waylima, Kabupaten Pesawaran.

Korban sempat mendapatkan pertolongan dari warga setempat dan dibawa ke RSUD Abdul Moeloek, namun nyawa korban tak tertolong sehingga meninggal dunia pada hari ini Jumat 25 Oktober 2019, setelah mendapatkan perawatan selama empat hari. (snd/ram)

Komentar

News Indepth Lainnya