JPNews - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, Jabar, marah besar atas pemberitaan yang dianggap menyudutkan bahkan fitnah dugaan oknum jaksa nakal.

Munculnya pemberitaan dari salah satu media online yang mempublish berita proyek rumah sakit umum daerah (RSUD) Karawang. 

"Berita itu menyebutkan kami (Jaksa, Red) meminta uang kepada kontraktor pemenang tender proyek RSUD yakni PT. Global Tri Jaya," ungkap Kajari Karawang, Rohayatie didampingi Kasie Intel, Maki, dan Kasie Pidsus, Prasetyo, Sabtu (12/10/2019).

Padahal, lanjutnya, TP4D pada proyek itu tidak melakukan pendampingan terutama pada saat rapat pembatalan pelaksanaan proyek. "Jangankan bertemu, kenal aje kagak dengan Dirut PT. Global Tri Jaya (Indra Sing). Seenaknya media itu mengatakan kami minta uang. Bahkan disebutkan yang bersteatment pak Indra Sing selaku dirut," tegasnya.

Menindaktegas kasus inu, Kejari Karawang memanggil Indra Sing selaku Dirut PT. Global Tri Jaya guna klarifikasi. "Silahkan tanya dan dengar langsung dari yang bersangkutan. Dan kami minta bapak Indra Sing untuk melaporkan media tersebut," ucapnya.

Dirut PT. Global Tri Jaya, Indra Sing melalui Pengacaranya Asep Kuncir Agustian, berjanji akan melaporkan kasus ini sampai dengan tuntas. "Kami akan laporkan media itu ke Polisi dan Dewan Pers. Karena klien kami sangat dirugikan telah dicatut namanya dan memgadu domba dengan kejaksaan," pungkasnya. (Fan)

Komentar

Jabar Lainnya