JPNews - Mantan Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Hipni Idris menolak penutupan ruas jalan di Desa Kampung Baru Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran, Lampung. Hipni menilai penutupan akibat pembangunan jalan provinsi tersebut dilakukan tidak sesuai dengan aturan pembangunan infrastruktur jalan dan bangunan.

Hal tersebut diungkapkan dirinya melalui sambungan telephon, Jumat (27/9). 

"Pada prinsipnya memang jalan itu adalah tolak ukur pembangunan dan ekonomi masyarakat, jadi dalam aturan pembangunan infrastruktur jalan dan bangunan itu dilarang menutup (total) akses jalan provinsi," ungkapnya. 

"Kecuali kalau disiasati boleh, dalam artian ketika ada pembangunan jalan harus diberi akses lain disamping jalan yang dibangun tersebut, mestinya pas sebelah dibangun sebelahnya dibuka, tapi ini kan enggak, malah ditutup total semuanya," tambah Hipni. 

Hipni menilai pembangunan ruas jalan sepanjang satu kilometer yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Lampung tersebut tidak memperhatikan kondisi dan keadaan masyarakat sekitar, sebab tidak adanya pengalihan jalan yang layak untuk dilalui masyarakat. 

"Disana tidak ada pengalihan jalan yang layak, cuma dikasih jalan alternatif di areal persawahan yang lebarnya cuma dua meter, dan itu jalannya bahaya, salah sedikit bisa masuk terguling kita," jelas Hipni. 

Dirinya menyayangkan minimnya tindakan pemangku kebijakan terkait dalam persoalan yang terjadi tersebut, tak tanggung-tanggung dirinya bahkan menilai para pemangku kebijakan serta wakil rakyat yang berada disana tidak pro terhadap kepentingan rakyat. 

"Ya gimana pemangku kebijakannya 'tidur' saya sesalkan dengan pemangku kebijakan di Marga Punduh dan Punduh Pidada apalagi wakil rakyatnya, entah mereka memang tidak mengerti aturan atau memang tidak peduli terhadap rakyat," ujarnya. 

Selain itu dirinya juga mengatakan kepada masyarakat sekitar agar dapat melalui jalan tersebut seperti biasanya. Dirinya bahkan berujar akan mengundang Dinas PU Provinsi Lampung dan menyampaikan keberatannya secara langsung. 

"Saya prihatin dengan masyarakat, sebab itu hari ini saya buka jalan itu, kalau mereka masih 'mengengkel" saya akan undang PU Provinsi, PPK nya akan saya turunkan di sana," tegas Hipni.  

"Yang pasti untuk masyarakat saya katakan untuk tetap dapat melalui jalan tersebut seperti biasanya, tidak ada pengalihan," tambahnya.

"Dan pembangunan jalan ini sudah dimulai dikerjakan sejak dua minggu yang lalu," tutupnya.

Sementara itu Bidang Perencanaan jalan dan jembatan PU Propinsi Lampung, Wawan ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler, beberapa kali dihubungi melalui nomor 0821775xxxxx namun tidak aktif. (snd/ram)

Komentar

Lampung Lainnya