JPNews - Satreskrim Polres Pesawaran, Polda Lampung, mengungkap tiga kasus yang terjadi di Bulan September 2019, dalam ungkap tersebut Polres Pesawaran berhasil mengamankan enam orang tersangka terkait uang palsu, pemerasan dan juga persetubuhan dibawah umur. Selasa, (10/9).

"Selama bulan September Polres Pesawaran berhasil mengungkap tiga kasus, dengan enam orang tersangka," ujar Wakapolres Pesawaran, Kompol Handak Prakarsa Qolbi ketika Press Release di Mapolres setempat, Selasa (10/9).

Handak menjelaskan dalam tiga kasus yang berhasil diungkap tersebut masing-masing adalah terkait masalah uang palsu, Operasi Tangkap Tangan (OTT) pemerasan dan juga persetubuhan dibawah umur. 

"Ada tiga kasus yang kita ungkap, yang pertama uang palsu yang melibatkan tiga orang bersaudara asal Lampung Tengah, persetubuhan dibawah umur hingga OTT pemerasan yang melibatkan dua orang warga Kecamatan Kedondong terhadap salah satu kepala sekolah di Kecamatan Kedondong juga," jelasnya. 

"Masing-masing kita jerat dengan pasal 368 KUHP ancaman penjaranya 9 tahun penjara untuk pemerasan, kemudian 36 ayat 3 juncto pasal 26 ayat (3) UU RI Nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman 15 tahun penjara untuk perkara uang palsu," lanjut Handak. 

Sedangkan untuk persetubuhan dibawah umur pelaku dijerat dengan pasal 81 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan PP pengganti UU nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan ke 2 atas UU nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU untuk perkara persetubuhan dengan ancaman penjara 15 tahun penjara. (snd/ram)

Komentar

Lampung Lainnya