JPNews - Dalam perbincangan santai yang terjadi saat Ketua DPC PKB Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) bersilaturahmi ke Balong Center atau kediaman mantan Bupati Karawang, Dadang S Muchtar (Pak Dasim) pada Kamis (5/9) sore, tokoh masyarakat Karawang ini menyampaikan beberapa ‘wejangan’ kepada Kang Jimmy.

Pertama dari segi strategi politik, jika Kang Jimmy menginginkan kemenangan di Pilkada 2020, Dasim menegaskan, agar tim Kang Jimmy mengawasi dan mengontrol penuh kinerja KPU dan Bawaslu Karawang.

Karena berdasarkan pengalaman Pileg 2019, kekalahan pencalegan Dasim sebagai caleg incumbent DPR RI Dapil Jabar 7 tidak lepas dari faktor banyaknya dugaan kecurangan yang melibatkan oknum penyelenggara pemilu.

“Makanya kalau kau mau maju, pantau, awasi dan control bener-bener itu kerjanya KPU sama Bawaslu. Kalau kerja penyelenggara pemilu masih seperti itu, besok kalau mau nyalon politik sudah gak usah cape-cape kampanye. Banyakin duit sama tinggal duduk manis saja,” tutur Pak Dasim kepada Kang Jimmy.

Kedua, jika Kang Jimmy ditakdirkan menjadi Bupati Karawang, Pak Dasim meminta agar Kang Jimmy bisa memperbaiki kondisi pembangunan Karawang saat ini, baik dari segi manajerial anggaran maupun sampai kepada persoalan kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Pembangunan Karawang saat ini saya gak paham. Banyak proyek pembangunan monumental, tapi gak terukur. Coba itu lihat Lapangan Karangpawitan bisa seperti itu,” papar Pak Dasim.

Khususnya dalam persoalan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Pak Dasim juga meminta agar Kang Jimmy memperbaiki dan terus mengawasi persoalan peralihan lahan pertanian menjadi perumahan. Jangan sampai maraknya pembangunan perumahan ‘menghabisi’ lahan pertanian produktif.

“Coba kamu cek Jim, itu banyak perumahan yang di pinggiran irigasi. Itu bagaimana ceritanya sampe bisa begitu. Dulu zaman gua, gak pernah dan gak berani gua ngeluarin izin perumahan seperti itu. Ya itu tadi seperti yang pernah gua bilang kemarin, lost control (pemerintahan Cellica-Jimmy lost control),” kata Pak Dasim.

Ketiga, Dasim juga memberikan wejangan kepada Kang Jimmy, jika ingin menang di Pilkada 2020 mendatang, Dasim menyarankan Kang Jimmy untuk membulatkan tekad, merapatkan barisan kader dan relawan, serta terus menerus melakukan shalat tahajud.

“Kamu kan sudah jadi wakil bupati, kalau pengen jadi bupati ya tinggal selangkah lagi. Bulatkan tekad, rapatkan barisan dan shalat tahajud,” ucap Dasim kepada Kang Jimmy.

Sementara itu, Kang Jimmy mengungkapkan, Baginya Drs. Dadang S Muchar bukan hanya sekedar orangtua, tetapi juga guru politik utama. Kang Jimmy mengakui telah banyak belajar dari Dasim mengenai bagaimana caranya menjadi pemimpin yang tidak protokoler, pemimpin yang gampang ditemui masyarakat dan pemimpin yang paham mengatur manajerial anggaran. Sehingga uang negara lebih didahulukan untuk kepentingan-kepentingan masyarakat.

“Dadang S Muchtar juga piawai dalam melahirkan tingkat kedisiplinan aparatur PNS sebagai abdi dan pelayan bagi masyarakat. Oleh karena itu silaturahmi saya kepada beliau adalah silaturahmi kepada Sang Penggerak. Karena Dadang S Muchtar adalah motor atau penggerak,” kata Kang Jimmy.

“Dan silaturahmi saya kepada Pak H. Ade Swara, banyak menimba ilmu bagaimana caranya melaksanakan kebaikan berbasis kebijakan yang santun, politik yang santun. Jadi dua tokoh ini sangat central sekali. Jadi sebagai politisi muda saya harus banyak belajar kepada H. Dadang S Muchtar dan kepada H. Ade Swara,” tandas Kang Jimmy. (fan)

Komentar

Politik Lainnya