JPNews - Pengamat Politik dan Pemerintahan, Asep Agustian, menilai terpilihnya Fendi Anwar sebagai Ketua DPRD Karawang, momen kehancuran partai Demokrat. Pasalnya, parpol di kota pangkal perjuang tengah disibukan perhelatan Pilkada 2020 mendatang.

Baca juga: Demokrat Tunjuk Fendi Anwar sebagai Ketua DPRD Karawang Definitif, Meski Kabarnya Belum Miliki Ijasah S1

Terlebih, menurutnya, Demokrat Karawang juga blunder memilih Fendi Anwar, mengingat Budianto merupakan caleg dengan raihan suara terbanyak pada Pileg 2019 baik di intern partai, maupun di luar partai.

“Dipilihnya Fendi Anwar sebagai Ketua DPRD ini kehancuran partai Demokrat Karawang menjelang Pilkada 2020,” ujar Askun sapaan akrabnya kepada JPNews di kediamannya, Kamis (5/9).

Senada dengan yang diutarakan Askun, Direktur Social Policy and Political Studies (SOSPOLs), Muslim Hafidz, mengatakan kalau Demokrat Karawang tidak konsisten dengan petunjuk pelaksanaan bernomor: 1/JUKLAK/PD/VII/2019.

Lantaran, dijelaskan Muslim, Fendi Anwar tidak memenuhi salah satu persyaratan untuk duduk sebagai Ketua DPRD Karawang sesuai juklak partai Demokrat karena belum memiliki gelar akademik ijasah S1.

“Saya pikir karena Ketua DPRD Karawang adalah jabatan publik, baiknya partai Demokrat memberikan penjelasan kepada masyarakat agar persoalan tidak memenuhi persyaratannya Fendi Anwar ini tidak semakin liar,” pungkasnya. (Fan)

Komentar

Politik Lainnya