JPNews - Bupati Pesisir Barat (Pesibar), meresmikan Sekolah Menengah Pertama-Islam Terpadu (SMP-IT) sekaligus peletakan batu pertama pembangunan masjid di Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Huda Pekon Cahayanegeri Kecamatan Lemong, Rabu (28/8).

Hadir juga dalam peresmian tersebut Wakil Bupati, Erlina, Ketua DPRD Sementara, Nazrul Arif, Forkopimda Pesibar-Lampung Barat (Lambar) dan Pengasuh Ponpes Miftahul Huda, KH. Khoiril Anwar.

Pengasuh Ponpes Miftahul Huda, KH. Khoiril Anwar memaparkan sejarah berdirinya ponpes tersebut yang berdiri pada 2015 lalu, dimana pada saat itu masih Taman Pengajian Alquran (TPA). "Dalam perjalanannya barulah pada 2017 resmi menjadi Ponpes dan SMP-IT Miftahul Huda," ungkapnya.

Dia juga menceritakan bahwa ponpes yang berdiri di atas lahan seluas 3 Hektare itu, tidak hanya fokus pada pendidikan Islam. "Saat ini Ponpes juga terus berusaha menciptakan santri yang kreatif melalui berbagai lapangan pekerjaan yang diciptakan. Hal itu bertujuan agar pada saat santri selesai menjalani pendidikan di ponpes," ujarnya.

Sementara Bupati Agus mengapresiasi atas keterlibatan semua pihak dalam pembangunan SMP  Bupati IT Miftahul Huda. "Terkhusus kepada donatur yang telah dengan ikhlas memberikan dukungannya sehingga gedung SMP IT Miftahul Huda terbangun dengan baik," ucap Agus.

Pria yang baru saja berulang tahun ke-58 itu berharap keberadaan SMP IT Miftahul Huda mampu mendongkrak semangat dalam mengembangkan dan meningkatkan mutu pendidikan terhadap anak didik serta dapat meningkatkan kinerja dalam ihwal pendidikan, khususnya di Lemong.

"Semoga gedung SMP IT Miftahul Huda ini bisa berimbas dengan berkembannya SD IT, SMP IT, dan SMA IT yang lainnya dengan tidak melalaikan mutu pendidikan dan terus memperhatikan kualitas pendidikan yang dikehendaki oleh masyarakat," tutup Bupati.

Peresmian ponpes tersebut ditandai dengan pemukulan beduk dan langsung dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan masjid Ponpes Miftahul Huda oleh Bupati Pesibar. Sekaligus penyerahan bantuan anggaran sebesar Rp145 juta yang berasal dari sumbangan Bupati dan para eselon II, III, dan IV. (ers)

Komentar

Edukasi Lainnya