JPNews - Manager Tempat Pelalangan Ikan (TPI) Ciparage, Kabun, tangkis dugaan penggelapan uang retribusi yang dilaporkan nelayan.

Menurut Kabun, sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Dinas Perikanan Karawang atas pengelolaan TPI Ciparage, memutuskan bahwa segala pembiayaan kegiatan dibebankan kepada pengelola TPI.

Baca juga: Terkait Dugaan Penggelapan Dana, DKP Bongkar Data Retribusi TPI Ciparage

"Berdasarkan keputusan pada SK itulah seharusnya tidak ada permasalahan seperti yang dilaporkan pelapor terhadap saya di Polda Jawabarat," katanya kepada JPNews, Kamis (22/8).

Karena, lanjut Kabun, retribusi yang ditargetkan selama ini tercapai bahkan disetorkan lebih ke Pemerintah. Meskipun masih ada sisa dari setoran retribusi itu yang dipertanyakan dan dilaporkan oleh pelapor.

"Namun kelebihan dari retribusi itu bukan diperuntukkan untuk keperluan pribadi kami sebagai pengelola, melainkan untuk membiayai segala bentukan kegiatan dan kebutuhan TPI. Sesuai dengan keputusan yang dalam SK," tegasnya.

Selain itu, terkait laporan pada Polda Jawa Barat, Kabun sendiri dengan lantangan memastikan bahwa dirinya sudah diperiksa oleh penyidik lengkap dengan penunjukkan bukti-bukti penggunaan uang yang dicurigai oleh pelapor telah digelapkan olehnya.

"Sejauh ini tidak ada permasalahan bahkan sudah ada ketetapan status pelaporan," imbuhnya.

"Bahkan penyidik sudah mengeluarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) bahwa tidak ada permasalahan," jelasnya. (Fan)

Komentar

Jabar Lainnya