Tangkapan surat pernyataan Kades Sutrisna

JPNews - Kepala Desa Mada Jaya, Kecamatan Way Khilau, Pesawaran, Lampung, Sutrisna, dikabarkan dituding melakukan penganiayaan terhadap beberapa anak di bawah umur. 

Sutrisna membantah tudingan seperti yang dituduhkan itu. Ia lantas menjelaskan kronologis perselisihan yang menyebabkan dirinya dilaporkan ke Kepolisian Resort Pesawaran. 

Dirinya mengaku bahwa dia hanya sekedar menegur beberapa anak yang telah melakukan tindakan pemerasan terhadap anak dari sang kades. 

"Jadi memang anak saya ini diperas sama beberapa anak, sudah sering anak saya bawa pergi uang punya saya," ujar Nana sapaan akrabnya, Selasa (13/8).

"Saya coba pergoki mereka, pas kejadian anak saya bawa uang 600 ribu, ternyata sudah ditunggu sama tiga orang anak, umuran SMP-lah," lanjut Nana. 

Nana melanjutkan, ketika dirinya  memergoki tiga orang anak yang melakukan pemerasan, dia langsung membawa ketiga orang anak tersebut untuk dimintai keterangan di kediaman Nana. 

"Ya saya tanya-tanya di rumah saya, dan memang benar mereka ngaku kalau mereka yang minta anak saya ngambil uang, ternyata sudah sering mereka ini nyuruh anak saya ngambil uang buat mereka, dan juga ada satu orang lagi yang ikut  melakukan pemerasan saya panggil juga kerumah, bersama satu orang keluarga mereka," ceritanya. 

Selepas itu Nana memutuskan untuk membawa keempat anak tersebut ke Polres Pesawaran, sesampainya di Polres Nana justru memutuskan untuk berdamai karena keempat anak tersebut memang masih dibawah umur. 

Nana justru mempertanyakan laporan yang dibuat kepadanya, sebab menurutnya persoalan tersebut telah selesai dengan adanya perjanjian damai yang dibuat kedua belah pihak. 

"Sudah damai sebenernya, saya yang minta damai karena memang anak-anak itu masih dibawah umur, terus juga mereka kan warga saya gak mungkin mau saya benar-benar hukum," ungkapnya. 

"Cuma kok saya bingung besoknya tiba-tiba saya dilaporkan atas dugaan penganiayaan, kan aneh. Saya dari kantor polisi loh saya yang mau membantu mereka untuk berdamai," pungkasnya.

Sementara itu keluarga pelapor Abi Candra mengatakan laporan tersebut pihaknya berikan karena mendapatkan keterangan penganiayaan dari sang anak. 

"Menurut cerita keponakan saya, dia sama teman-temannya sempat dipukul sama pak kades, atas dasar itu kami dari keluarga melaporkan pak kades," ujar Abi Candra, Selasa (13/8).

"Ya saya gak tau apa benar keponakan saya sama kawannya itu benar-benar meras anak pak kades," tutupnya.

Diketahui sebelumnya, Kepala Desa Mada Jaya, Sutrisna dilaporkan ke Kepolisian Resort Pesawaran atas tuduhan penganiayaan anak dibawah umur. Sutrina dilaporkan karena diduga melakukan aniaya kepada tiga orang anak masing-masing dengan inisial HCM, M, dan juga R. (snd/ram)

Komentar

Lampung Lainnya