JPNews - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran melalui Koordinator Kecamatan sangat mengapresiasi dengan antusiasme yang ditampakkan guru dan kepala sekolah dari Kecamatan Marga Punduh dan Punduh Pidada ketika hadir dan mengikuti acara sosialisasi undang-undang pers dan pendidikan, pelatihan matematika guru sekolah dasar bersama Takukagi sejahtera mandiri, di SDN 1 Punduh Pidada, Rabu (7/8).

Kepala Koordinator Kecamatan Pendidikan dan kebudayaan Wilayah Kecamatan Marga punduh, Sri Maryatun sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh PWI Pesawaran, dia berharap dengan adanya kegiatan tersebut, semua kepala sekolah maupun dewan guru dapat mengatasi terhadap-oknum-oknum wartawan yang datang kesekolah dengan cara tidak beretika.

"Saya mewakili kepala sekolah maupun dewan guru, mengucapkan terima kasih kepada PWI Pesawaran yang telah bersedia menggelar sosialisasi UU pers nomor 40 tahun 1999, sehingga kepala sekolah dapat mengatasi ketika di datangi oknum wartawan," jelasnya.

Di sela-sela tanya jawab, Zainudin salah satu guru SDN 5 Margapunduh mempertanyakan kinerja oknum wartawan yang datang kesekolah dan menanyakan bantuan-bantuan di sekolah dengan cara yang kurang sopan dan terkesan menakut-nakuti.

"Pernah pak, ada yang mengaku oknum wartawan yang datang kesekolah, kemudian menakut-nakuti, nah, seperti apa pak menanggapi nya," tanya Zainuddin.

Dengan adanya pertanyaan tersebut salah satu penasehat PWI Pesawaran Herikodri menjawabnya, terkait dengan jika ada oknum wartawan yang datang kesekolah dan menanyakan banyak hal kemudian menakut-nakuti.

"Jika ada oknum wartawan begitu, tanya indentitas nya, nama dan dari media mana, karena banyak sekarang oknum-oknum yang mengaku wartawan, jadi bapak ibu jangan takut dengan yang namanya wartawan, kalau memang ada niat oknum tersebut akan melakukan pemerasan, silakan lapor ke aparat penegak hukum," terangnya.

Sementara itu Ketua PWI Pesawaran Drs.Erdanizar mengatakan sosialisasi ini memang sering digelar dengan untuk memberikan wawasan terkait Undang-undang Pers dan Kode etik Jurnalistik nomor 40 tahun 1999.

"Kemarin kami juga menggelar acara yang sama di Kecamatan Way Khilau, acara ini kami gelar, karena masih banyak nya laporan dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran," ujarnya.   
(snd/ram)

Komentar

Edukasi Lainnya