Foto. Baku tembak antara polisi dengan pelaku begal yang terjadi dijalan lintas sumatera tepat didepan Mapolsek Terbanggi Besar

JPNews - Aksi baku tembak antara aparat kepolisian dari Polres Lampung Tengah dengan satu orang yang diduga  pelaku begal dan penyalahguna narkotika itu terjadi di depan Kantor Polsek Terbangi Besar, Lampung Tengah, Minggu Kemarin (4/8).

Aksi baku tembak polisi dengan pelaku ini menyita perhatian banyak masyarakat juga netizen yang melihat langsung, pasalnya kejadian tersebut terjadi ditengah jalan utama jalisum tepatnya didepan Mapolsek Terbanggi Besar.

Masyarakat bahkan menonton aksi baku tembak dan memvideokannya. Hingga kini polisi masih mengejar begal yang berhasil melarikan diri dari kepungan petugas kepolisian.  Lebih jelasnya, inilah fakta-fakat baku tembak polisi vs pelaku begal dan penyalahguna narkotika :

1. Identitas Pelaku

Identitas pelaku yang terlibat aksi tembak-tembakan dengan polisi terungkap. Berdasarkan LP 230-B/VI/2013/Polsek Tenun-Res Lamteng, yang ditujukan kepada Kapolda Lampung dan diterima JPNews, pelaku diketahui bernama Abdul Lahab, warga Kampung Gunung Batin, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah.

Abdul Lahab masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Lamteng sejak 2013 dalam kasus pembegalan dan penyalahgunaan narkotika.

2. Pelaku Alami Luka Tembak

Dalam aksi yang terjadi di Jalinsum Terbanggi Besar tersebut, pelaku mengalami luka tembak di bagian bahu dan paha. Hingga pukul 21.00 WIB, Tekab 308 Polres Lampung Tengah masih mengejar pelaku yang diduga berada di kawasan areal perkebunan PT Great Giant Pineaple (GGP). Dugaan itu berdasarkan lokasi ditemukannya mobil Toyota Avanza hitam BE 1339 GF milik polisi yang dibawa kabur pelaku.

3. Mobil Polisi yang Dibawa Kabur Pelaku Sudah Ditemukan

Kepala Satreskrim Polres Lamteng AKP. Yuda Wiranegara saat dikonfirmasi membenarkan mobil milik Tekab 308 yang sempat dibawa pelaku AL sudah ditemukan.

"Iya sudah ditemukan. Posisi (mobil) di kawasan kebun singkong PT Umas Jaya (sebutan PT GGP), Terbanggi Besar," terang AKP Yuda Wiranegara.

Yuda melanjutkan, saat ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB, mobil dalam kondisi kosong. "Saat ini kita masih sisir keberadaan pelaku di kawasan areal. Posisi mobil sudah kosong saat kita temukan," lanjut Yuda.

Dalam pengejaran tersebut, Tekab 308 Polres Lamteng dibantu aparat Polsek Terbangi Besar dan Polsek Terusan Nunyai.

4. Kronologi

Bak film laga, drama baku tembak di Jalinsum Terbanggi Besar berawal dari pengejaran pelaku begal di Gunung Sugih, Minggu (4/8). 

Saat itu, anggota Tekab 308 Polres Lampung Tengah yang mengendarai mobil Toyota Avanza hitam BE 1339 GF mengejar pria yang diduga residivis narkoba dan begal yang membawa Honda Jazz putih BE 2223 NN

Seorang sumber menyatakan, polisi awalnya mendapat informasi pelaku yang diduga berinisial AL itu akan melintas dari arah Bandar Lampung menuju Terbanggi Besar.

Sesampai di simpang Gunung Sugih, polisi melihat mobil pelaku. Seketika polisi memepet mobil pelaku. Namun, pelaku tak mau berhenti dan tancap gas ke arah Bandarjaya. Selama pengejaran itu, polisi berusaha menghentikan mobil pelaku.

Setiba di depan Mapolsek Terbanggi Besar, polisi akhirnya berhasil mengahadang mobil pelaku. Merasa terdesak, pelaku melepaskan tembakan ke arah polisi. Mengetahui pelaku membawa senjata api, anggota Tekab 308 Polres Lamteng berlindung di balik mobil Avanza.

Bak adegan film laga, baku tembak terjadi di jalan raya dengan disaksikan warga. Polisi menghujani pelaku yang berada di dalam mobil dengan tembakan. Polisi mengepung mobil pelaku dari seluruh penjuru arah.

Tiba-tiba, pelaku keluar dari dalam mobil dalam kondisi terluka. Bukannya menyerah, pelaku menuju mobil Avanza milik polisi yang berada di depannya. Setelah itu, ia kabur dengan mengendarai mobil tersebut ke arah Terbanggi Besar.

Tak mau kehilangan buruannya, polisi melakukan pengejaran. Berdasar informasi terakhir, mobil Avanza tersebut ditemukan di kawasan Terbanggi Besar dalam keadaan kosong. AL, pelaku begal yang terlibat baku tembak dengan polisi, mengalami luka tembakan.

Meski begitu, pelaku tak menyerah dan sempat membawa kabur mobil polisi Toyota Avanza hitam B 1339 GS. Aksi baku tembak itu terjadi di Jalinsum ruas Jalan Proklamator Raya, Bandarjaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Minggu (4/8). Dalam peristiwa itu, mobil Honda Jazz warna putih BE 2223 NN milik pelaku dihujani tembakan oleh petugas Tekab 308.

5. Lima Peluru Bersarang

Andriyansah, saksi mata, menyebutkan, sedikitnya ada lima lubang peluru polisi yang bersarang di mobil pelaku. Namun, kata dia, pelaku tak mau kalah dan membalas tembakan polisi.

"Ada lima, Mas (bekas tembakan polisi di mobil pelaku). Di arah belakang, samping. Tapi, pelakunya membalas tembakan dan berhasil kabur," katanya.

Berdasarkan keterangan warga lainnya, pelaku terluka setelah terkena tembakan polisi. Namun, pelaku tak mau menyerah begitu saja.

"Ada bekas darah di sekitar mobil pelaku. Kayaknya dia kena tembak. Tapi saya juga lihat dia kabur ke arah Terbanggi Besar," ujarnya.

6. Baku Tembak Berlangsung 10 Menit

Supriyanto, pengendara mobil yang sempat melintas di lokasi kejadian, mengaku tak berani melihat ke lokasi baku tembak antara polisi dan pelaku.

"Saya langsung keluar mobil, lari ke arah Polsek (Terbanggi Besar). Tembak-tembakannya ada sekitar 10 menit, lalu polisi ke arah jalan. Saya gak lihat lagi selanjutnya," kata Supriyanto.

"Saya juga cuma lihat polisi dari arah dalam Polsek menembaki mobil yang ada di jalan. Gak tahu kalau ada yang tewas atau tidak. Tapi situasinya ramai. Saya milih berlindung aja," jelasnya.

Hingga dini hari sekitar pukul 02.48 WIB Tim Tekab 308 Polres Lampung Tengah  yang dibantu Polsek Terbanggi Besar dan Polsek Terusan Nunyai terus melakukan penyisiran dilokasi sekitar tempat mobil ditinggalkan pelaku. 

( Tom/Icha/JP )

Komentar

Lampung Lainnya