TOP 0 Jabar

Kadis Disdukcapil Sofyan Efendi saat memberikan keterangan kepada awak media seusai diperiksa di Mapolres Sukabumi Kota.

JPNews - Tim penyidik unit IV Reskrim Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat, memanggil Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi, Sofyan Efendi sebagai saksi Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) dua pegawainya beberapa waktu lalu.

"Hanya sebagai saksi saja. Pertanyaannya lumayan banyak, menyangkut sistem, management pelayan, termasuk kewenangan saya," tutur Kadis Disdukcapil Sofyan Efendi kepada awak media seusai diperiksa di Mapolres Sukabumi Kota, Jumat (16/3).

Baca juga:

Menurut Sofyan, kedatangannya ke Polres Sukabumi Kota hanya sebagai saksi dan mendapatkan sejumlah pertanyaan oleh penyidik, semua yang menyangkut prosedur, SOP juga, semua ditanyakan.

"Alhamdulillah semua pertanyaan dapat saya jawab dengan baik," terangnya.

Pantau JP-News.id, kedatangan Sofyan didampingi kuasa hukumnya.

Lebih lanjut Sofyan mengaku, menyesalkan kenapa orang tersebut tidak melalui prosedur pelayanan. Sebab jika sesuai prosedur maka hal tersebut tidak akan terjadi.

"Pengawasan saya terbatas. Karena setiap harinya saya harus menandatangani hampir dua ribu tanda tangan, bagaimana saya mau mengawasi ruangan itu. Apalagi ruangan arsip," imbuhnya.

Sofyan menilai, terjadinya OTT di dinas yang Ia pimpin menjadi tamparan yang sangat pedih. Lantaran Ia sudah berusaha memberikan dan menjadi pelayanan yang sangat baik untuk masyarakat.

"Oleh karena itu, saya menghimbau kepada masyarakat jika membuat administrasi kependudukan ikuti sesuaikan prosedur. Padahal sudah ada poster himbauan Jangan membuat KTP melalui calo, tapi ke tempat pelayanan," bebernya.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro mengatakan, memeriksa Kadis Disdukcapil terkait prosedur pembuatan administrasi kependudukan. Sehingga dapat mengetahui bagaimana ketentuanya, aturan dan alur pembuatannya.

"Selain penegakan hukum, pengungkapan ini kami berharap akan terjadi perbaikan pelayanan sehingga adanya tindakan non prosedural bisa di perbaiki oleh kadis," tandasnya. (drw)


Topik : Disdukcapil OTT

Komentar

Jabar Lainnya