TOP 0 Nusantara

Anak-anak hanya bisa memanfaatkan lilin untuk belajar akibat listrik sering padam. FOTO : ILUSTRASI

JPNews - PT PLN distribusi Lampung mengungkapkan bahwa pemadaman aliran listrik di Kota Bandarlampung dalam beberapa hari terakhir akibat cuaca buruk yang terjadi di wilayah ini.

"Faktor utama yang menyebabkan terjadi pemadaman karena cuaca buruk, sehingga mengakibatkan pohon tumbang atau karena pengaruh alam," kata Deputi Manajer Hukum dan Humas PT PLN Distribusi Lampung Hendri AH, di Bandarlampung, Kamis (15/3).

Dia mengatakan, untuk saat ini teknisi PLN Distribusi Lampung sudah turun ke lokasi gardu listrik untuk menyelidikinya.

Pemadaman listrik di Lampung dalam beberapa hari terakhir bukan karena jadwal pemadaman, sebab untuk wilayah ini tidak ada jadwal tersebut.

"Lampung tidak memiliki jadwal pemadaman, hanya saja karena pengaruh faktor cuaca semua bisa terjadi misalnya karena listrik tertimpa pohon atau gardu listrik tersambar petir. Ittu semua terjadi di luar kehendak manusia," katanya pula.

Menurutnya, apabila ada pohon tumbah di sekitar wilayah itu tentunya listrik dipadamkan dan untuk pemadaman ini tidak mempengaruhi biaya listrik.

"Ketika masalahnya ketemu, tentunya listrik di wilayah yang padam agar segera hidup," katanya.

Pemadaman listrik ini dikeluhkan oleh warga Bandarlampung, terutama pengusaha video editing yang mengalami kerugian hingga Rp10 juta.

"Sudah sejak dari hari Minggu sore pukul 16.30 WIB, listrik padam dan tidak hidup hingga sekarang," kata Ferry warga Kelurahan Sumber Jaya Sejahtera, Kecamatan Kemiling.

Dia mengatakan, jika dirupiahkan kerugian akibat pemadaman ini telah mencapai Rp10 juta, sampai dengan saat ini tidak ada kejelasan listrik akan menyala kembali.

Menurut dia, seharusnya PLN bisa bergerak cepat jika ada kerusakan, karena ini merugikan pengusaha kecil menengah.

Sedangkan Dimas, warga Kelurahan Way Halim, Kecamatan Way Halim mengatakan dalam satu hari listrik PLN selalu padam meskipun tidak tentu waktunya.

"Usaha fotocopi saya tidak jalan dalam setengah hari," kata dia.

Ia mengharapkan, PLN bisa bergerak lebih cepat bila terjadi korsleting listrik di satu wilayah. (ant/mam)

Komentar

Nusantara Lainnya