Foto korban semasa hidup. Foto: Istimewa

JPNews - Kepergian Amelia Ulfah Supandi (22) warga Jalan Prof Moch Yamin, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban.

Gunalan, selaku Paman almarhumah mengatakan korban semasa hidupnya merupakan wanita soleha, saat ini korban nyambi bekerja di perusahaan pabrik sepatu PT Pou Yuen Cianjur.

Baca juga: Terungkap, Identitas Mayat Perempuan Tergeletak di Pinggir Jalan

"Amelia semasa hidupnya merupakan wanita soleha, saat ini bekerja di pabrik sepatu di Cianjur," beber Gunalan kepada JPNews, Senin (22/7).

Lanjutnya, terakhir korban pamit kepada orang tuanya untuk berangkat ke Bogor melakukan register melanjutkan kuliah menempuh S1 dan membekal seluruh dokumen ijazahnya. Terakhir korban lulus D3 di Institut Pertanian Bogor (IPB) Bogor.

"Korban ke Bogor untuk melanjutkan mendaftar kuliah S1, atas seijin orang tuanya, untuk daftar melanjutkan kuliah," ungkapnya.

Baca juga: Geger, Mayat Perempuan Nyaris Bugil Ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalan

Menurutnya, pihak keluarga kehilangan kontak dengan korban sekitar pukul 22.00 WIB Minggu (21/7) malam.

"Sebelumnya masih sempat komunikasi melalui pesan WA (WhatsApp), korban bilang kepada ibunya sudah dapat mobil cuma masih kosong, takut," imbuhnya.

"Selain itu juga ada screenshot WA dari temannya bilang sudah mau nyampe dikit lagi, tapi setelah itu ibunya lost contact, WA nya terkirim masuk tapi tidak dibaca," tambah Gunalan.

Karena cemas akibat belum pulang kerumah, lanjut Gunalan, Ibu Korban mengutusnya untuk mencari keberadaan ponakannya.

"Saya minta informasi termasuk email. Kemudian Saya track device (Handphone) dan dapat terlacak posisi terakhir korban ada di sekitaran Sukabumi tepatnya di sebelum Sukaraja," ujarnya.

"Hingga pencarian terhadap Amelia berakhir dengan cukup mengenaskan. Atas peristiwa ini, keluarga merasa sangat terpukul atas tewasnya korban, Ia berharap pihak kepolisian bisa segera mengungkap kasus kematian keponakannya, dan mengganjar pelaku dengan hukuman seberat-beratnya atas perbuatan pelaku yang cukup biadab," pungkasnya. (drw)

Komentar

Jabar Lainnya