TOP 0 Edukasi

Duta Suhanda, Mahameru FM

JPNews - Materi Pengenalan Gerakan Literasi Sekolah sebagai salah satu materi utama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 2 Liwa, diisi oleh duta suhanda, Ariani Rosa Lesmana, Lia Shinta, Afandi dan Ahmadi dari Bidang  informasi dan Komunikasi Tim GLD Lampung Barat Selasa 17 Juli 2019 bertemapt di Aula SMAN 2 Liwa. Sebanyak 190 Peserta didik baru yang terdiri dari 100 Peserta Kelas IPA dan 90 IPS di SMAN 2 Liwa pagi itu selama dua jam , dari pukul 8 - 10 diberi pengenalan tentang Gerakan Literasi Sekolah (GLS). 

"Lewat Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015, Sekolah kini diwajibkan menggalakkan Budaya Literasi. Dimana dalam Peraturan Menteri tersebut mewajibkan warga sekolah membaca selama 15 menit, tiap hari sejak pukul 07.00-07.15. Jadi bukan hanya siswa, tapi juga guru, kepala sekolah, staff, bahkan penjaga.

Demikian dikatan Duta Suhanda dihadapan Peserta Didik Baru dan sejumlah Mahasiswa dan Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata KKN Universitas Lampung (Unila) yang hadir di acara tersebut.

"Dengan membaca buku buku non pendidikan selama 15 menit , kemudian seminggu sekali meresume apa yang telah dibacanya dilanjutkan dengan mempresentasikan nya di depan kelas, kita yakin bila ini rutin berjalan, maka kedepan anak-anak peserta didik di SMAN 2 Liwa akan memiliki kemampuan Literasi yang baik, yaitu membaca , menulis dan dapat menyampaikan apa yang telah dibacanya," jelas Duta Suhanda. 

Duta juga mengungkapkan bahwa Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan Komitmen dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat di bawah kepemimpinan Bapak Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin dalam rangka membantu tenaga pendidik menerapkan generasi cerdas. Gerakan ini juga merupakan stimulan untuk menumbuh kembangkan kebiasan peserta didik akan rasa ingin tahu terhadap ilmu pengetahuan, selain itu bentuk kepedulian Pemkab Lambar di dunia pendidikan adalah dengan memberikan Bantuan Seragam Gratis terhadap Peserta Didik baru  untuk SD/MI dan SMP/MTSn dan juga program Beasiswa bagi Siswa yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri di Fakultas Kedokteran.

(*/jpn)

Komentar

Edukasi Lainnya