JPNews - Seorang bocah perempuan Hani Shafiy Tsaniya Hasani (12), warga Perum Baros, Kota Sukabumi, Jawa Barat, meninggal dunia setelah terhimpit pagar Gedung Juang 45 Kota Sukabumi. Peristiwa memilukan itu terjadi saat proses pemberangkatan jemaah haji Kota Sukabumi, Selasa (16/7).

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kronologi peristiwa naas tersebut, pada saat pemberangkatan jemaah haji di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi. Ada tujuh bus utama yang berisikan para jemaah dan bisa melewat tanpa ada kendala. Namun bus cadangan yang terakhir, yang diduga menyerempet pagar, menggencet salah satu korban, kemudian ada pagar yang jatuh, sehingga jatuh korban.

"Atas insiden tersebut, kami amankan sopir atas nama ER termasuk busnya. Segera pihaknya melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut, untuk mengetahui apakah ada faktor kelalaian dari sopir bus," beber Susatyo saat dikonfirmasi JPNews, Selasa (16/7). 

Menurutnya, sebelum pemberangkatan, para sopir bus yang hendak mengantar calon jemaah haji terlebih dahulu diberikan arahan. Bahkan untuk pengamanan pihaknya menurunkan personil untuk melakukan pengamanan.

"Saya langsung memberikan arahan kepada para sopir untuk lebih hati-hati. Baik itu dalam perjalanan, ataupun hal-hal lainnya," ungkapnya.

"Dari keterangan dari saksi-saksi yang ada di TKP, sopir dimungkinkan ceroboh dalam mengendarai bus tersebut," tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menyebut, ada lima orang korban terkait insiden saat pemberangkatan calon jemaah haji Kota Sukabumi di Gedung Juang 45.

"Data yang ada saat ini ada lima korban. Dua anak-anak dan tiga orang dewasa. Satu korban meninggal dunia warga Baros," papar Fahmi saat melihat kondisi korban di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Selasa (16/7) malam.

Dalam peristiwa itu, lanjut Fahmi, empat orang lainnya mengalami luka-luka dan patah tulang, akibat terkena runtuhan pagar lantaran terhimpit bus.

"Kami prihatin, berduka dengan kejadian yang tadi menimpa beberapa pengantar calon jemaah haji. Akibat insiden korban langsung ditangani oleh pihak RSUD R Syamsudin SH. Kami minta Pak Kapolres untuk melakukan langkah selanjutnya. Apakah ini kelalaian atau bukan nanti pihak kepolisian yang menangani," pungkasnya. (drw)

Komentar

Jabar Lainnya