JPNews - Konferda PDIP Lampung makin istimewa dengan kehadiran Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung.

Tak tanggung-tanggung, Ketua Umum PKS Lampung, Ahmad Mufti Salim bersalaman dan berpelukan dengan Ketua DPD PDIP Lampung Sudin, serta dengan pengurus partai lainnya.

Menurut Mufti Salim, kedatangannya sebagai komitmen untuk membangun silaturahmi dan merajut kembali merah putih usai Pilpres dan Pileg 2019. 

“Sebagai partai politik tentu ketika ada undangan dari parpol lain merupakan suatu kehormatan. Maka dari itu kami menghadiri undangan tersebut,” kata dia di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Sabtu (13/7).

Selain itu, Alumni Pesantren Krapyak Yogyakarta itu melanjutkan, kehadirannya dalam kapasitas sebagai Ketua Umum PKS Lampung juga membalas kehadiran PDIP Lampung pada Musyawarah Wilayah PKS Lampung 2015 lalu. Ini juga bagian dari silaturahmi dan memperkokoh persatuan dalam membangun daerah.

“Ketika sesama partai saling mengundang dalam acara kepartaian maka kita harus hadir,” kata anggota DPRD Lampung yang kembali terpilih pada Pileg 17 April tersebut.

Disinggung mengenai potensi koalisi antara PKS dan PDIP dalam Pilkada 2020 mendatang, Mufti menjawab diplomatis. Bahwa menurutnya setiap kemungkinan selalu ada.

“Komunikasi kita lakukan dengan seluruh partai politik, dinamika masing-masing partai tentu juga menjadi acuan. Dengan PDIP kami di beberapa daerah di Lampung pernah. Dulu Pilkada Lampung Timur 2015, kami pernah berkoalisi dengan calon Pak Erwin Arifin dan Pak Prio Budi Utomo (Alm),” ujar ketua partai yang kerap mengkaji kitab kuning tersebut.

Kehadiran PKS Lampung di acara Konfercab dan Konferda PDIP Lampungpun mendapat apresiasi dari tuan rumah. Dalam sambutan Ketua DPP PDIP, Nusyirwan Soejono, kehadiran PKS dalam acara Konfercab dan Konferda sangat luar biasa. Bahkan dia menyebut nama PKS pertama kalinya. “Alhamdulillah, terimakasih PKS telah meluangkan untuk hadir,” kata Nusyirwan.

(*/erl/JPN)

Komentar

Politik Lainnya