JPNews – Memasuki hari kedelapan presentasi dan wawancara Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2019, Polri menghadirkan terobosan pelayanan publik. 

Polri tampil dengan dua inovasi dihadapan tim panel independen, yakni BARISAN SIAP serta SKCK Online dan SKCK Keliling Online.

Inovasi dari Polri dibawakan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan didampingi oleh Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi dan Kapolres Sidoarjo Kombes Zain Dwi Nugroho, beserta Kombes Muh. Anwar Nasir dan Brigadir Oky Heru Prasetyo. 

BARISAN SIAP merupakan kolaborasi Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dengan bidan desa dan warga tepi hutan untuk membuat program kemanusiaan.

Inovasi dari Polres Banyuwangi ini bertujuan untuk menyatukan dan mendamaikan masyarakat Banyuwangi yang selama ini berkonflik dengan membangun rumah singgah (shelter) untuk transit ibu hamil yang mau melahirkan dari tengah hutan dimana dalam implementasinya susunan panitia diserahkan kepada pemuka masyarakat yang selama ini berkonflik.

Dalam presentasinya, Kapolda Jawa Timur  Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan bahwa melalui pendekatan yang tidak lazim ini, dua masalah teratasi, yaitu masalah konflik dan kesehatan.

Menurut dia, tingginya angka kematian bayi (AKB) menjadi salah satu yang melatarbelakangi terbentuknya inovasi BARISAN SIAP. Dengan dipenuhinya kebutuhan kesehatan maka kesejahteraan meningkat, karena si pemilik konflik juga yang juga memiliki anak dan istri secara otomatis mau bekerja sama dan mengesampingkan konflik-konfik sosial yang selama ini menghambat terjadinya komunikasi. 

“Permasalahan dari suatu daerah merupakan tanggung jawab bersama. Awalnya masyarakat hanya fokus pada permasalahan sosial, saat ini sudah sadar bahwa ada masalah yang lebih penting untuk diselesaikan, salah satunya adalah AKB," ujar Luki dalam dalam sesi presentasi dan wawancara di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Jakarta, Jumat (12/7).

Dilanjutkan dengan penjelasan terobosan dari Polresta Sidoarjo, SKCK Online dan SKCK Keliling. Inovasi ini memudahkan masyarakat tidak perlu lagi mengurus surat keterangan dari tingkat RT sampai dengan desa/kelurahan, dengan inovasi ini cukup dengan cara melakukan registrasi secara online di _website_ skckonline.polrestasidoarjo.com. 

Selanjutnya pemohon cukup datang ke pelayanan SKCK di Polresta Sidoarjo, SKCK Keliling Online dan Kantor Polsek terdekat di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Dengan terobosan inovasi SKCK online, data masyarakat Sidoarjo bisa diakses secara nasional. “Data masyarakat setiap polres pasti ada, serta dari mabes polri. Sehingga data bisa dibuka secara nasional," ujar Luki.

(drw/JPN).

Komentar

Nusantara Lainnya