Bupati Karanganyar Juliyatmono

JPNews - Presentasi dan wawancara hari ketujuh Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) ditutup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar, Jawa Tengah.

Lewat inovasi bernama Pilihan Cermat, Bayi Sehat (OJEK ASI), Bupati Karanganyar Juliyatmono menjelaskan secara umum inovasi Ojek ASI yang didesain Dinas Kesehatan (Dinkes) dapat digambarkan seperti layanan pengantaran barang pada aplikasi transportasi online. 

"Jadi Ojek ASI akan menjemput dan mengantarkan ASI dari Ibu menyusui yang sedang bekerja untuk diberikan kepada bayinya yang berada di rumah," kata dia di Jakarta.

Menurutnya, petugas Ojek ASI adalah mereka yang sudah diberikan pelatihan tentang cara penanganan ASI dan dilengkapi peralatan yang memadai, sehingga kualitas ASI tetap terjaga. 

Ojek ASI ini inovatif karena menggunakan metode yang sederhana, aman, mudah dan murah.

"Sederhana itu sarana yang dipakai hanya berupa sepeda motor yang dimiliki hampir setiap orang," jelasnya.

Aman (ASI yang dikirimkan dijamin kualitas dan keamanannya, karena dapat dilacak selama proses pengantaran melalui aplikasi pada handphone berbasis android). 

Kemudian, Mudah (Cukup menggunakan handphone berbasis android). Murah (Menggunakan aplikasi gratis dari google play). 

Dampak yang dapat dilihat berkat inovasi Ojek ASI ini adalah pertama memberikan kemudahan kepada ibu menyusui yang bekerja untuk tetap dapat memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. 

Kedua meningkatnya Angka Capaian ASI Eksklusif di wilayah Kecamatan Kebakkramat dari 21,55 persen pada tahun 2017 menjadi 38,24 persen pada tahun 2018. 

(drw/JPN)

Komentar

Nusantara Lainnya