JPNews - Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) terus bergulir. Kali ini, giliran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristek Dikti) menampilkan inovasi Layanan Penyetaraan Ijazah dan Konversi Nilai IPK Lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri.

Penyetaraan Ijazah adalah proses pengakuan atas kualifikasi ijazah yang diperoleh dari perguruan tinggi luar negeri dengan kualifikasi ijazah pendidikan tinggi di Indonesia. Di mana saat ini, sekitar 300-400 lulusan perguruan tinggi luar negeri melakukan penyetaraan ijazah.

Nah, untuk mempercepat layanan tersebut, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti menerapkan sistem penandatanganan SK Penyetaraan ijazah luar negeri dengan menggunakan tanda tangan elektronik (e-signature).

“Diharapkan layanan menjadi lebih cepat dan kuota layanan penyetaraan ijazah dapat ditambah sehingga masyarakat yang dapat menggunakan layanan ini semakin banyak,” ujar Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ismunandar di Jakarta, Kamis (4/7).

Diberlakukan sejak 1 Maret 2018, jumlah penerbitan Surat Keputusan Hasil Penyetaraan Ijazah meningkat. Tercatat pada tahun 2018 meningkat 10?ri tahun sebelumnya yakni, pada tahun 2017 sebanyak 4.961 SK diterbitkan pada tahun 2018 meningkat ke angka 5.382 SK Penyetaraan Ijazah. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan indeks kepuasan masyarakat dari 72,3 % menjadi 75,5 %.

 

(drw/JPN)

Komentar

Edukasi Lainnya