JPNews- Persoalan fundamental yang dihadapi Kabupaten Bekasi saat ini adalah sektor hukum dan berani untuk berbuat baik. 

Mengingat Kabupaten Bekasi memperlukan sosok pendamping Bupati Bekasi, Eka Supri Atmaja yang mengerti betul soal hukum.

Praktisi Hukum, Iqbal Dault Hutapea mengatakan kasus yang melanda mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanan Yasin lantaran minimnya pengetahuan dibidang hukum sehingga melabrak aturan yang ada.

"Jadi yang cocok untuk mendampingi Pak Eka setelah ditetapkan sebagai bupati definitif, maka dibutuhkan sosok wakil bupati dengan karakter dan profil yang mengerti betul aspek-aspek hukum dan kredibilitas. Itu indikatornya,"katanya ketika dihubungi JP-News.id, Senin (1/7).

Artinya, sambung Iqbal , Eka mengambil wabup yang mengerti bidang hukum, karena kepala daerah dapat mengambil kebijakan yang cepat, tepat dan mempunyai hasil yang baik mengatasi persoalan ini.

"Pertama masyarakat tidak akan dirugikan dalam setiap pengambil kebijakan sehingga memiliki kepastian dalam bidang hukum baik dalam iklim investasi, ingat ya rekan-rekan pers, kasus yang menimpa Neneng Hasanah dan perangkat opd akibat tidak mengertinya regulasi hukum,"tuturnya.

Selain itu, sosok wabup juga diharapkan dapat sepenuhnya mengabdi untuk Kabupaten Bekasi dan tidak mementingkan kepentingan pribadi ataupun kelompok.

"Jika ingin terciptanya pemerintahan yang good goverment, pemerintahan yang bersih, pemerintahan yang memiliki reputasi dapat menegakkan kebijakan tanpa terindikasi korupsi. Perlu pendamping yang mempunyai track record dalam penegakan hukum.

Baiknya selain dibidang hukum menurutnya wabup juga harus diisi kalangan profesional ataupun pengusaha yang memiliki kredibilitas, "Kalaupun pengusaha itu harus mengerti bidang hukum,"paparnya. 

(mil/JPN)

Komentar

Politik Lainnya