Bangkai ayam terbungkus karung

JPNews — Sikap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lampung Selatan (Lamsel) terhadap PT Charoen Pokphand bergerak di bidang peternakan ayam memunculkan kecurigaan publik.

Pasalnya, Kabid Penataan dan Penegakan Hukum Lingkungan, DLH, Lamsel, Sundari mengaku sudah melakukan sidak ke perusahaan tersebut. 

Bahkan, Sundari juga menyebut ada pelanggaran pelanggaran dalam pembuangan limbah ayam.

Namun, dirinya enggan memberikan teguran keras terhadap perusahaan itu. Hanya teguran tertulis saja. 

"Kami sudah Sidak kesana. Memang ada pelanggaran dalam pembuangan limbah ayam. Seharusnya, limbah itu dibakar bukan dibuang. Mereka sudah melanggar aturan yang tertuang dalam dokumen UKL-UPL," tegasnya.

Kepala Humas PT. Charoen Pokphand, Rudi membenarkan adanya pembuangan bangkai ayam dibelakang kandang. "Iya, memang bangkai ayam dibelakang kandang itu milik kami," ungkap Rudi. 

Namun, Rudi membantah jika hal tersebut merupakan arahan dari perusahaan. "Prosedurnya memang harus dibakar. Nanti, saya tegur karyawan saya, kenapa bangkai ayam nya dibuang nggak dibakar," elaknya.

 (erl)

Komentar

Lampung Lainnya