Bangkai ayam terbungkus karung

JPNews — PT Charoen Pokphand bergerak dibidang peternakan ayam. Secara prosedural, perusahaan itu diwajibkan memiliki pembuangan limbah seperti limbah ayam yang sudah mati, diwajibkan dilakukan pembakaran. 

Namun, berbeda dengan PT Charoen Pokphand unit II yang terletak di Desa Merak Belantung Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. Disinyalir limbah bangkai ayam perusahaan tidak dilakukan dengan cara pembakaran. Akan tetapi, dibuang di belakang kandang. 

Kepala Humas PT. Charoen Pokphand, Rudi membenarkan adanya pembuangan bangkai ayam dibelakang kandang. "Iya, memang bangkai ayam dibelakang kandang itu milik kami," ungkap Rudi. 

Namun, Rudi membantah jika hal tersebut merupakan arahan dari perusahaan. "Prosedurnya memang harus dibakar. Nanti, saya tegur karyawan saya, kenapa bangkai ayam nya dibuang nggak dibakar," elaknya.

(erl)

Komentar

Lampung Lainnya