Kasatreskrim, AKP. Faria Arista

JPNews - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Barat (Lambar), menetapkan mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), inisial BP, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Biaya Operasional Kesehatan (BOK) Tahun 2017.

Kasatreskrim, AKP. Faria Arista, mendampingi Kapolres Lambar, AKBP. Doni Wahyudi, ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, Senin (24/6), mengatakan bahwa berdasarkan hasil gelar perkara yang dipimpin langsung Wakapolres Lambar, Kompol. M. Reza, menghasilkan keputusan bahwa BP ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana BOK Tahun 2017 yang menelan kerugian negara hingga angka Rp300 juta lebih itu. "Tersangkanya sudah ada yaitu mantan Kadinkes dengan inisial BP, dan sampai saat ini penanganannya " sebut Faria.

Menurut Faria, untuk perkembangan kasus tersebut masih dalam tahap 1 ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Liwa. "Untuk kemungkinan adanya tersangka lain, masih menunggu petunjuk dari pihak Kejari Liwa," sambungnya.

Lebih jauh menurut Faria, kendati sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun BP sendiri hingga saat ini belum dilakukan penahanan. "Hal itu dikarenakan sampai sejauh ini, tersangka masih cukup kooperatif," lanjutnya.

Tersangka sendiri dijerat dengan Pasal 2 dan atau 3 Undang-Undang Tipikor, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp1 Milyar. 

"Penanganan kasus tersebut sebelumnya terkendala pengamanan pemilu yang panjang," tukasnya. (ers)

Komentar

Lampung Lainnya