TOP 0 Daerah



*435 Calon Kepala Desa Deklarasikan Pilkades Damai, Plt Bupati Lampung Selatan Pinta Kontestan Jaga Suasana Kondusif*


JPNews – Sebanyak 435 calon kepala desa yang akan mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang III di 131 desa dari 17 kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan mendeklarasikan Pilkades Damai.

Berpusat di Lapangan Korpri Komplek Perkantoran Pemkab Lamsel pada Rabu (19/6), deklarasi dikemas dalam apel gabungan  dipimpin langsung Plt Bupati Nanang Ermanto dengan diikuti unsur dari Kodim 0421 Lamsel, Polres Lamsel dan Satuan Pol PP Lamsel.

Nanang berharap deklarasi Pilkades Damai ini akan dapat memberikan pemahaman yang komprehensip terkait dengantahapan-tahapan yang akan berlangsung pada Pilkades serentak mendatang.

"Jadi setelah deklarasi ini akan dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya hal-hal yang dapat menghambatan pelaksanaan Pilkades serentak nanti,” imbuh dia.

Disamping itu, dirinya menilai pelaksanaanDeklarasi Damai tersebut menjadi sangat pentingartinya, dalam upaya melakukan proses pendewasaan kepada para calon maupunmasyarakat dalam menyikapi hasil Pilkadesserentak yang akan dilaksanakan.

“Untuk itu diperlukan komitmen bersama dalamrangka menjaga ketertiban, kondusifitas, keamanan dan kelancaran penyelenggaraanPilkades yang akan menghasilkanpenyelenggaraan Pilkades berkualitas dan benar-benar sesuai keinginan masyarakat,” katanya.

Nanang menambahkan, Pilkades merupakan proses suksesi ataupergantian kekuasaan karena ketentuan peraturanperundang-undangan, dimana jabatan kepaladesa diatur masa jabatannya yang ketika berakhirharus ada pergantian kekuasaan.

“Pilkades serentak ini sebagai momentum untuk memperkuat partisipasimasyarakat dan konsolidasi demokrasi. Masyarakat mempunyai peran penting dalammenentukan arah kebijakan Pemerintahan Desasesuai kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut Nanang mengatakan, sebagaipimpinan penyelenggaraan Pemerintahan Desa, kepala desa diharapkan menjadi figur yang pekaterhadap segala sesuatu yang terjadi di masyarakat untuk mewujudkan tatanankehidupan yang adil, makmur, dan sejahtera.

Karena katanya, kepala desa terpilih nantinya akan memimpin penyelenggaraan PemerintahanDesa selama 6 tahun kedepan. Untuk itu, dia berharap Pemilihan Kepala Desa dapat menjadi sarana pemersatu masyarakat bukan justru untukmemecah-belah masyarakat.  

“Masyarakat sebagai subjek untuk menentukanfigur pemimpin di desa dan bukan objek yang mudah dipengaruhi, masyarakat punya akalpikiran dan hati nurani, jangan sampai mudahdipengaruhi dengan politik uang atau sesuatu yang sifatnya hanya sementara,” tukasnya.

Disamping itu menurutnya, salah satu hal yang sangat penting dan krusial adalah peran dari Panitia Pilkades dalam menyelenggarakan Pilkades nanti. Untuk itu, dirinya menghimbau kepada Panitia Pilkades yang telah terbentuk agar dapat menjaga netralitas.

“Saya pinta, Panitia Pilkades nanti jangan ada yang menerima uang,  barang, ataupun memihak kepada salah satu calon kepala desa. Sehinggatidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kemudian hari,” cetusnya.

Nanang juga berpesan kepada seluruh calon kepala desa, agar mentaati dan berkomitmen serta memegang teguh poin-poin deklarasi yang diucapkan, dan agar dapat menjaga kondusifitas di desa masing-masing.

Selain itu, dia juga mengimbau kepada segenap lapisan  masyarakat agar dapat turut serta berpartisipasi penuh untuk menyukseskan jalannya Pilkades serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2019 mendatang, sehingga dapat berjalan dengan sukses dan lancar.

“Saya harap setiap calon dapat memberikan pengarahan terhadap simpatisan dan para pendukungnya, agar tidak terpancing hal-hal yang bisa menimbulkan kekacauan antar pendukung. Saling menghormati satu sama lain, berkompetisi dengan cara sehat, serta siap kalah dan menang, sehingga Pilkades serentak ini berjalan dengan lancar, aman, dan damai tanpa adanya keributan apapun,” pungkasnya. 

(erl/JPN)

Komentar

Daerah Lainnya