JPNews - Tetanggaku, idolaku. Ungkapan ini seperti mewakili perilaku asusila yang dilakukan tiga pemuda warga Kecamatan Sungkai Tengah, Kabupaten Lampung Utara.

Pasalnya, tiga pria yang masing-masing berinisial EBS, (22); HP, (20); dan J, (19), berhasil menodai Sedap Malam (14), bukna nama sebenarnya, yang tak lain masih tetangga dekat korban.

Kejadian naas itu dialami Sedap Malam pada Selasa, (18/6), sore, sekitar pkl 16.00 WIB, di kediaman pelaku EBS.

Seperti dituturkan korban, dirinya menjadi korban rudapaksa saat ia mengunjungi kediaman EBS.

Bermula, korban mendapatkan telepon dari pelaku HP yang meminta dirinya untuk datang ke rumah EBS. Ketika itu HP berdalih ada satu urusan penting yang hendak dibicarakannya.

Tanpa menaruh rasa curiga dan kepolosannya, Sedap Malam pun memenuhi undangan pelaku HP.

Sesampai dirinya di kediaman EBS, yang juga ada pelaku J, pelaku HP yang sudah menunggu korban mengajaknya masuk ke dalam rumah.

Setelah masuk ke dalam rumah, HP langsung menyergap dan merudapaksa korban dihadapan dua rekan pelaku. Usai pelaku HP melepaskan nafsu biologisnya, pelaku EBS juga ikut menggilir kemolekan tubuh Sedap Malam. Tak sampai disitu, pelaku J juga ikut menodai korban yang masih duduk di bangku SMP ini. 

Puas merudapaksa korban, ketiga pelaku ini lantas meninggalkan dirinya begitu saja. Dengan perasaan yang tidak menentu, korban lalu mengenakan kembali pakaiannya untuk pulang ke rumah dan memberitahukan kepada kakeknya. Bersama kakek korban, dirinya langsunh melaporkan peristiwa itu ke Polsek Sungkai Utara, kabupaten setempat.

Sementara itu, Kapolres Lampung Utara, AKBP. Budiman Sulaksono, melalui Kapolsek Sungkai Utara, AKP. Muslikh, menyampaikan, membenarkan adanya laporan korban yang tertuang dalam LP/ 325 / VI / 2019/ Polda LPG/ Res LU/ Sek Sk Utara, tanggal 18 Juni 2019.

"Benar. Telah terjadi peristiwa pencabulan terhadap anak di bawah umur. Korbannya sudah melapor," terang Kepolsek Sungkai Utara, AKP. Muslikh, kepada awak media Selasa (18/6) malam.

Tidak menunggu waktu lama, Unit Reskrim Polsek Sungkai Utara bersama Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek setempat, langsung merespon cepat dengan melakukan penyelidikan serta upaya pengejaran guna melakukan penangkapan paksa terhadap ketiga pelaku.

"Setelah mendapatkan laporan dari korban, anggota langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan ketiga pelaku yang sedang bersembunyi," urai AKP. Muslikh.

Hasil dari penyelidikan dan olah TKP, jelas Muslikh, pihaknya mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku di tempat persembunyiannya.

"Berdasarkan keterangan dan informasi yang diperoleh, ketiga pelaku ini hendak melarikan diri ke Bandarlampung," ujar Muslikh.

Hanya berselang enam jam dari peristiwa asusila itu, dua pelaku disergap anggota Unit Reskrim dan saat ini telah mendekam di sel tahanan Polsek Sungkai Utara.

"Anggota Unit Reskrim telah mengamankan Pelaku EBS dan HP. Sementara, seorang pelaku lainnya (berinisial J), masih dalam buruan polisi," ujar Muslikh.

Selain dua pelaku, Unit Reskrim Polsek Sungkai Utara juga mengamankan satu stel pakaian milik korban yang dikenakan saat peristiwa naas itu terjadi.

(sol)

Komentar

Lampung Lainnya