JPNews - Prihal kasus laporan pengduan korban penganiayaan yang  dilakukan diduga  oknum polisi Polres Tanah Karo tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP/327/V/2019/SU/Res T Karo, tanggal 31 Mei 2019.

Sehubungan tentang dugaan terjadinya tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama sebagaimana dimaksud dalam pasal 170 Jo 351, ayat satu (1) dari KUHP pidana yang terjadi pada hari Jumat  (31/5) sekira pukul 02.00 di Desa Bunuraya Baru, Tigapanah, Karo.

Menyikapi kasus kekerasan yang dialami kader Karang Taruna (KT) itu, Hendra Mitchon Purba yang menjabat sebagai Ketua KT Karo, angkat bicara pihaknya secara tegas mengatakan akan mendampingi setiap tahapan proses hukum yang sedang di tempuh anggota saya yang mengalami tindak kekerasan.  

"Apalagi dalam kasus ini diduga melibatkan oknum dari Sat Sabhara Polres Tanah Karo, hingga tuntas," ungkapnya saat ditemui awak media di Desa Rumah Kaban Jahe, Rabu (12/6) pukul 11:45 WIB, yang diamini  Wakil Ketua Aryzona Purba.

"Seharusnya sebagai aparat kepolisian tugasnya mengayomi masyarakat  bukan bersikap arogan, kami ingin kasus ini harus dituntaskan sampai terang benderang," tegasnya

Untuk Diketahui bahwa Polres Karo juga sudah menyampaikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP). SP2HP tersebut bernomor : B/157/VI/2019/Reskrim tertanggal 04 Juni 2019.

Sementara, Suharja Sinuraya yang juga menjabat sebagai Ketua Karang taruna terpilih Desa  Bunuraya Baru, mengucapkan terima kasih telah mendukung penuh upaya hukum yang sedang saya tempuh untuk mendapatkan keadilan.

 "Dalam kesempatan ini saya juga meminta maaf yang sebesar-besarnya karna tidak langsung melaporkan kejadian kekerasan yang saya alami ini kepada pengurus kabupaten, maupun ke pengurus kecamatan, bukan karena kesengajaan namun karena masih mengalami rasa trauma, sehingga hal ini belum sempat saya laporkan," ungkap Suharja.
(rek/JPN)

Komentar

Nusantara Lainnya