TOP 0 Daerah

Daihatsu Xenia Nopol B 1133 KIS terjun ke jurang sedalam sekitar 15 meter di Pekon Kubuliku Jaya, Minggu (9/6) pagi. Ist

JPNews - Dua lakalantas terjadi di Jalur Bukit Kemuning, Lampung Utara - Liwa, Lampung Barat (Lambar) dalam dua hari terakhir, Sabtu-Minggu (8-9/6).

Dari insiden itu, satu tewas dan delapan luka-luka.

Terbaru, satu unit minibus, Daihatsu Xenia Nopol B 1133 KIS terperosok terjun ke jurang sedalam sekitar 15 meter di Pekon Kubuliku Jaya, Kecamatan Batuketulis, Kabupaten Lampung Barat, Minggu (9/6) pagi.

Kemudian, lakalantas antara R6 Mitsubishi colt diesel BE 9049 FH dengan R2 Suzuki FU tanpa No Pol tepatnya di Pekon Simpangsari, Sumberjaya, Sabtu (8/6) sekitar pukul 14.00 WIB. 

Dalam keterangan tertulis Satlantas Polres Lambar yang diterima JPNews, Minggu, minibus xenia yang dikemudikan warga Kotabumi Udik, Lampura, Pangestu (24) dan tujuh penumpangnya melaju dari arah Sumberjaya menuju Liwa. Namun tiba-tiba hilang kendali, masuk jurang sedalam 15 meter.

Tak ada korban jiwa, namun dua penumpang mobil naas itu mengalami luka serius dan dilarikan ke RSUD Alimudin Umar. Sementara supir dan empat penumpang lainnya hanya luka ringan. Satu penumpang lainnya tak mengalami luka.

Berikut identitas dan kondisi penumpang:

1. Edi Prisanjaya (26), swasta warga Kotabumi (luka ringan)

2. Baijuri (27), swasta, Kotabumi (tidak mengalami luka)

3. Helmi Marantika (22), swasta, Kotabumi (luka ringan)

4. Dendi (28), PNS, Kotabumi (luka berat)

5. Andre (20), swasta, Kotabumi (luka ringan)

6. Albert (36), swasta, Kotabumi (luka ringan)

7.  Alen (19), swasta, Kotabumi (luka berat)

Sementara, sehari sebelumnya, Sabtu (8/6) siang di Pekon Simpangsari menelan korban jiwa, yakni penumpang R2 Suzuki FU, Melisa (20) warga Baradatu, Waykanan.

Kronologis kejadian R6 yang dikemudikan Indra Jati Anggara (20), warga Gunungrejo, Punggur, Lampung Tengah (Lamteng) itu melaju dari arah Bukit Kemuning menuju Liwa. Sesampainya di TKP saat jalan sedikit menikung ke kiri, tiba tiba dari arah berlawanan muncul R2 Suzuki FU tanpa No Pol yang dikemudikan  Arman (21), warga Sukarame, Gunung Labuan, Way Kanan. 

Arman yang bermaksud menyalip kendaraan di depannya hilang kendali dan terjatuh di bawah kendaraan R6 Mitsubishi tersebut. Melisa meninggal seketika lantaran bagian kepalanya terlindas ban truk. Sementara Arman luka di bagian mulut dan patah tulang betis kanan.

"Himabauan kepada para pengendara yang melintas agar berhati-hati. Patuhi aturan lalu lintas," ujar Kasat Lantas Iptu Ipran mendampingi Kapolres AKBP Doni Wahyudi dalam keterangan tertulis yang diterima JPNews.

(dri)

Komentar

Daerah Lainnya