BB yang diamankan petugas. (dok polres lampura/ ist)

JPNews - Tim Opsnal Satresnarkoba Kepolisian Resort (Polres) Lampung Utara kembali ungkap pengedar narkotika jenis shabu yang disinyalir masuk dalam jaringan sindikat peredaran gelap narkotika lintas kabupaten.

Penangkapan atas dua orang tersangka ini, masing-masing bernama Hakiki Abdullah, (26), warga Desa Banjar Ratu, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah; dan Rudi Afriyadi, (26), yang berdomisili di Desa Kejadian, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, dilakukan pada Kamis (23/5) siang, sekitar pukul 13.00 WIB. 

Kasatresnarkoba Polres Lampung Utara, Iptu. Andri Gustami, mewakili Kapolres AKBP. Budiman Sulaksono, menyampaikan keduanya diamankan di bilangan Dusun Pagar Baru, Desa Pagar, Lampung Utara, atas dasar pengembangan kasus penangkapan terhadap tersangka sebelumnya.

"Sebelumnya, Tim Opsnal lebih dulu melakukan penangkapan terhadap tersangka pengedar narkotika jenis shabu atas nama Toha," jelas Iptu. Andri Gustami, kepada awak media Jumat (24/5), melalui siaran persnya.

Diuraikannya, setelah dilakukan pengembangan dan atas dasar laporan bernomor LP / 343 - A / V / 2019 / Polda Lampung / Spkt Res Lamut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Lampura kemudian melakukan pengembangan dengan melakukan teknik penyamaran (undercover buy), guna mengecoh perhatian kedua tersangka. 

"Saat meringkus kedua tersangka yang disinyalir terlibat dalam jaringan sindikat pengedar narkotika lintas kabupaten ini, anggota Tim Opsnal melakukan penyamaran guna mengecoh dan menghilangkan kecurigaan mereka (tersangka, red)," urai Andri Gustami.

Dijelaskan Andri lebih lanjut, anggota yang menyamar lalu melakukan kesepakatan untuk melakukan transaksi dengan melakukan pemesanan pengiriman dua kantong shabu-shabu dengan disertai lokasi titik temu di Dusun Pagar Baru, Blambangan Pagar.

"Tersangka atas nama Hakiki yang mengantarkan barang bukti pesanan pada anggota yang sedang menyamar di lokasi titik temu. Sementara, rekannya yang bernama Rudi menunggu di rumahnya," terang Andri.

Setelah Hakiki beserta BB diamankan, kata Andri Gustami, anggota langsung gerak cepat menuju kediaman Rudi untuk kemudian mengamankannya. 

"Selanjutnya, kedua tersangka berikut BB sudah diamankan di Satresnarkoba Polres Lampung Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut," pungkas Andri Gustami.

Adapun barang bukti yang turut diamankan, yakni dua paket sedang shabu dengan berat bruto lebih kurang 20 gram, satu palstik warna hitam, satu unit HP merek Aldo warna merah, serta satu unit sepeda motor. (sol)

Komentar

Lampung Lainnya