Kasat Pol PP Lambar, Henry Faisal. Foto: JPNews / Screenshots

JPNews - Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), yang membawahi Unit Pemadam Kebakaran (Damkar), telah menghimpun data dan jumlah taksiran kerugian empat rumah yang terbakar akibat dipicu hubungan arus pendek listrik PLN di Pemangku Kunyayan, Pekon Tapak Siring, Sukau, Lampung Barat (Lambar), Minggu (19/5) sekitar 12.20 WIB.

Kasat Pol PP Lambar, Henry Faisal, saat dihubungi JPNews di Liwa, Minggu malam juga mengaku telah menerima laporan terkait data dan taksiran kerugian material akibat amukan si jago merah itu.

Empat rumah itu milik Kausar, M Khotwah, Din Ayu dan Rasim.  Tak ada korban jiwa dalam peristiwa naas itu. Sementara total kerugian diperkirakan Rp370 juta.

"Berdasarkan laporan seperti itu," ujar Henry.

Berikut rincian kerugian masing-masing empat rumah dimaksud:


1. Rumah milik Kausar 

    Umur : 40 tahun

    Pekerjaan  : Tani

    Kerugian : 80 juta


2. Rumah milik M Khotwah

    Umur :  45 tahun 

    Pekerjaan : tani

    Kerugian : 100 juta


3. Rumah milik Din ayu 

    Umur : 60 tahun 

    Pekerjaan : Tani

    Kerugian : 120 jt


4. Rumah milik Rasim 

     Umur : 65 tahun  

     Pekerjaan : Tani

     Kerugian  : 70 juta

Selain itu, Sat Pol PP juga telah menentukan langkah lanjutan. Yakni sejumlah kerugian dampak musibah itu bakal dilaporkan ke dinas sosial. Dengan harapan mendapat perhatian dari pemkab setempat.

"Untuk kerugian dilaporkan ke dinas sosial. Laporan tertulis tentu saja. Laporan ke pimpinan, yaitu bupati, sekda dan assisten I," tandasnya.

(dri)

Komentar

Lampung Lainnya