Kondisi kediaman keluarga Sumarni di Hanakau. Foto dibidik Jumat (29/3) pukul 15.00 WIB oleh Kartiko /JPNews

JPNews - Jumat (29/3) selepas solat jumat, wartawan JPNews menerima informasi jika di pemangku Bangun Jaya, Pekon Hanakau, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) seorang warga belum menikmati program Rastra dan PKH sementara kondisinya secara kasat mata dinilai layak menerima program itu. Alih-alih bedah rumah.

Karena memang jarak dari tempuh dari kompleks Perkantoran Pemkab Lambar hanya membutuhkan sekitar 15 menit mengunakan kendaraan roda dua, wartawan JPNews menyambangi kediaman Sumarni.

Pukul 15.00 WIB, JPNews diterima Sumarni dan suami. Kondisi rumah Sumarni memang tampak kurang mampu. Rumah tampak berdinding papan, sebagian ada yang hanya berdinding tripleks. Atap rumahnya seng dan hanya berlantai tanah.

JPNews lantas melihat kondisi MCK Sumarni. Memang sedikit miris melihatnya, WC saja masih berupa kakus yang berdinding plastik lusuh.

Menurut Sumarni, dia tinggal telah berpuluhan tahun di Lambar. Dokumen kependudukan pun, KTP dan KK dikeluarkan Disdukcapil setempat.

Selama ini, Sumarni mengaku belum menerima program bantuan sosial (Bansos) dari pemerintah, seperti PKH dan Rastra.

"Kami tidak pernah mendapat bantuan baik dari program Rastra atau PKH yang selama ini diperuntukkan untuk masyarakat kurang mampu," ujar Sumarni.

Kendati begitu, Sumarni yang selama ini tinggal bersama Suami dan ketiga anaknya, sempat menerima manfaat KIP bulan lalu dari salah satu anaknya. Sebenarnya, Sumarni mendapat kartu KIS. Namun fasilitas kesehatanya tertera di Bukitkemuning, Lampung Utara (Lampura).

Sumarni berkeinginan menikmati bansos program pemerintah layaknya keluarga kurang mampu lainnya.

"Saya berharap saya bisa dibantu dari program-program yang selama ini diulurkan oleh pemerintah, bukan malah yang sudah punya rumah bagus yang dapat," ungkap Sumarni.

Laporan: Kartiko, Lampung Barat

Komentar

Lampung Lainnya