JPNews- Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyandang penghargaan Musium Rekor Indonesia (MURI), dalam aksi penanaman 30 ribu pohon Akasiah terbanyak se-Indonesia.

Piagam Penghargaan (MURI) tersebut di serahkan oleh Operation Manager MURI Andre Purwandono dan diterima langsung oleh Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, di Objek Wisata Mandi Angin, Kecamatan Air Naningan, Jumat (22/3).

Puncak penanaman pohon dilakukan oleh Bupati, Ketua Komisi 3 DPRD Provinsi Lampung, Forkopimda, Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda serta Kepala BPDAS Way Seputih Provinsi Lampung.

Dalam sambutan Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi penghargaan yang telah diberikan MURI kepada Kabupaten Tanggamus. Karena penghargaan tersebut dapat menjadi pemicu semangat masyarakat Tanggamus dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan.

Penyelamatan lingkungan hidup harus secara konkrit dilaksanakan dari sekarang, baik dalam bentuk konservasi tanah dan air, semua harus dilakukan agar dapat minimalisir sehingga bencana banjir, tanah longsor tidak terjadi lagi dimasa-masa mendatang.

“Penghargaan ini bukan tujuan utama dari kegiatan yang dilakukan saat ini, karena esensi dan tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk mengedukasi, mengajak kepada masyarakat Tanggamus untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan. Agar kepada generasi muda untuk menjadikan ini sebagai budaya secara turun temurun,” kata Bupati.

Sementara dalam sambutan Operation Manajer MURI Andre Purwandono mengatakan, penanaman bibit akasia yang dilakukan oleh Pemkab Tanggamus menjadi pencatatan rekor baru bagi Musium Rekor Indonesia saat ini.

Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai lembaga pencatat pertama dan tertua di Indonesia, yang selama hampir 29 Tahun selalu mencatat segala bentuk karsa dan karya yang diciptakan oleh insan bangsa indonesia. “Dimana hari ini Kabupaten Tanggamus telah berhasil memecahkan sejarah baru dan satu satunya kabupaten yang melakukan penanaman akasia terbanyak se Indonesia,” terangnya Andre.

Penyerahan Piagam Penghargaan dari BPDAS Way Seputih yang diserahkan oleh Perwakilan BPDAS, Dudi, SP, M.Si., kepada Bupati Tanggamus atas penanaman 30 ribu pohon akasia yang telah dilakukan.

Dalam laporan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gilas Kurniawan disampaikan bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan ini sebagai upaya Pemkab Tanggamus dalam penyelamatan lingkungan, rehabilitasi hutan dan lahan melalui konservasi, reboisasi dan penghijauan dalam mengatasi ancaman pemanasan global, baik sebagai pencegahan banjir, erosi tanah longsor dan kekeringan.

Disamping itu juga dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Tanggamus yang ke 22.

“Kegiatan penanaman 30 Ribu bibit pohon akasia, tersebar di Kabupaten Tanggamus. Dengan distribusi penanaman oleh OPD sejumlah 2.800 bibit, instansi vertikal 600 bibit, serta Kecamatan yang meliputi Pekon, Sekolah dan Puskesmas sebanyak 26.600, dan kesemuanya telah ditanam pada tanggal 22 Maret,” ujarnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi lll DPRD Provinsi Lampung Joko Santoso, Wakapolres Tanggamus Kompol. Andik Purnomo Sigit, Kasdim 0424 Tanggamus Mayor Inf. Syuhada Erwin, Perwakilan BPDAS Hutan Lindung Way Seputih, Way Sekampung, Ketua TP PKK Hj. Sri Nilawati Syafii, Ketua Dekranasda Ny. Nur’aini Lubis, para Asisten, Staf Ahli, serta Tokoh Masyarakat dan segenap masyarakat.

(ADV/hrd)

Komentar

JP-Torial Lainnya