JPNews - Penanganan banjir bandang Sentani di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua terus digalakan.  Satu di antaranya melalui rapat koordinasi (rakor)

Kepala BNPB Doni Monardo pun memimpin langsung rapat kordinasi sekaligus evaluasi penanganan bencana banjir bandang Sentani di Jayapura. 

Menurut dia, selama masa tanggap darurat selama 14 hari kedepan akan ada rapat koordinasi setiap harinya untuk mempermudah evakuasi dan penanganan yang efektif. 

"Setiap hari, pukul 20.00 WIT akan ada rapat kordinasi di kantor Bupati Jayapura yang dipimpin Kalaksa BPBD Pemprov Papua" ucap dia, Selasa (19/3).

Tercatat hingga hari ini, total korban meninggal dunia sebanyak 89 orang yaitu 82 korban meninggal akibat banjir bandang di Kabupaten Jayapura dan 7 korban meninggal dunia akibat tanah longsor di Ampera, Kota Jayapura

Doni menambahkan hal yang terpenting saat ini adalah mengelola pengungsi dan jangan sampai ada yang mengeluh. 

"Kita akan memenuhi antara lain air bersih, MCK, selimut, dan matras" ucapnya. 

Logistik, makan dan bantuan-bantuan lainnya akan terus ditambah dari bantuan berbagai pihak. Unsur relawan, TNI dan Polri akan disiagakan disetiap titik pengungsian.

"Jadi anak-anak yang paling terpenting, jangan sampai ada yang sakit di pengungsian" pungkas dia.

(drw/JPN)

Komentar

Nusantara Lainnya