JPNews - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran melalui Komisi IV Bidang Kesehatan dan Pendidikan untuk turun ke SMP 17 Pesawaran terkait banyaknya murid sekolah setempat sering melakukan bolos saat jam belajar.

Demikian diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten setempat, Harto Susanto saat mengetahui pemberitaan banyaknya murid yang bolos saat jam belajar di SMPN 17.

"Ya, karena ini memang bidang kami di komisi IV, tapi kami sedang ada kunjungan ke tangerang, insyaallah sepulang dari kunjungan kami akan turun ke SMPN 17 Pesawaran,” ujarnya melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (18/3).

Dia mengungkapkan pihaknya akan melakukan konfirmasi ke sekolah dan Dinas Pendidikan dan kalau memang hal itu terjadi, Komisi IV akan melakukan rekomendasi ke Dinas terkait untuk memberikan sanksi tegas terhadap kepala sekolah agar hal ini tidak terjadi di sekolah lain.

"Kami dari  komisi IV akan konfirmasi kesekolah dan dinas terkait agar mereka bisa menegur atau memberi sanksi pada sekolah agar tidak terjadi di sekokah lainnya yang ada di Kabupaten Pesawaran," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, karena kurangnya pengawasan dari pihak SMPN 17 Pesawaran membuat puluhan murid-murid SMPN 17 melakukan bolos saat jam belajar, dengan cara nongkrong di gubuk-gubuk yang tidak berpenghuni di kebun warga tidak jauh dari lokasi sekolah tersebut.

"Ini sudah sering terjadi mas, malahan setiap hari anak-anak itu berkeliaran di kebun-kebun warga," ungkap salah satu warga setempat yang biasa melakukan aktivitas di kebun, Jumat (15/3).

Dia menuturkan, anak-anak murid SMPN 17 tersebut, sudah sering dia tegur, namun mereka tidak menghiraukan.

"Kasian orang tuanya, kerja keras banting tulang untuk cari biaya sekolah anaknya namun terkadang anak itu sendiri belum berpikir sejauh itu," ujarnya.

Dia menambahkan sebenarnya kejadian anak bolos ini baru-baru ini, sebelumnya tidak pernah terjadi, karena dulu pihak sekolah giat melakukan pengawasan di lingkungan SMPN 17.

"Banyaknya anak murid bolos baru-baru ini mas, emang sih katanya kepala sekolah yang dulu dah diganti dan ini baru lagi kepalanya," sebutnya.

Sementara itu Kepala SMPN 17 Pesawaran Leli Fitriyuna saat dikonfirmasi mengatakan puluhan anak murid SMPN 17 Pesawaran melakukan bolos, itu hal yang biasa namanya juga anak-anak.

"Iya, itu hal biasa, nama nya juga anak-anak, saya orang Lampung, asli orang Kurungan nyawa, ya sudah ya, saya masih ada tamu guru-guru," ujarnya singkat dengan menggunakan bahasa Lampung, Jumat (15/3). 

(snd)

Komentar

Edukasi Lainnya