JPNews - Lemahnya pengawasan dari pihak SMPN 17 Pesawaran membuat puluhan murid SMPN 17 melakukan bolos saat jam belajar. Puluhan murid tersebut meninggalkan sekolah dengan duduk-duduk di gubuk kosong milik warga yang lokasinya tidak jauh dari sekolah. 

Salah seorang warga yang biasa melakukan aktivitas di kebun tempat murid membolos mengatakan perilaku membolos siswa sudah seringkali terjadi dalam beberapa hari belakangan. 

"Ini sudah sering terjadi mas, malahan setiap hari anak-anak itu berkeliaran di kebun-kebun warga," ungkapnya, Jumat (15/3).

Dirinya menuturkan, anak-anak murid SMPN 17 tersebut sudah sering dia tegur, namun mereka tidak menghiraukan.

"Kasian orang tuanya, kerja keras banting tulang untuk cari biaya sekolah anaknya namun terkadang anak itu sendiri belum berpikir sejauh itu," ujarnya.

Dia juga menambahkan sebenarnya kejadian anak bolos ini baru-baru ini, sebelumnya tidak pernah terjadi, karena dulu pihak sekolah giat melakukan pengawasan di lingkungan SMPN 17.

"Banyaknya anak murid bolos baru-baru ini mas, emang sih katanya kepala sekolah yang dulu dah diganti dan ini baru lagi kepalanya," sebutnya.

Sementara itu Kepala SMPN 17 Pesawaran Leli Fitriyuna saat dikonfirmasi mengatakan apa yang dilakukan murid-muridnya itu adalah hal yang biasa. Dirinya beranggapan perilaku menyimpang dari muridnya tersebut masih dalam batas kewajaran. 

"Iya, itu hal biasa, nama nya juga anak-anak, saya orang Lampung, asli orang Kurungan nyawa, ya sudah ya, saya masih ada tamu guru-guru," ujarnya singkat dengan menggunakan bahasa Lampung, Jumat (15/3). 

(snd)

Komentar

Edukasi Lainnya