JPNews - 108 guru SD dan SMP di Kota Bandarlampung mengikuti Diklat Kehumasan PWI Provinsi Lampung di Kampus IIB Darmajaya pada Kamis (14/2). Kegiatan itu dibuka oleh Kabid PAUD Diknas Kota Bandarlampung Nurmansyah, mewakili Wali Kota Bandarlampung.

Dalam sambutannya, dia menekankan guru dan pers sebagai pilar yang sangat penting dalam mendidik.

"Betapa pentingnya kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kualitas pendidik terhadap dunia pers," katanya.

Kegiatan itu juga dihadiri oleh Rektor IIB Darmajaya Firmansyah. Dalam sambutannya rektor menegaskan, kegiatan itu sebagai jembatan penambah pengetahuan para guru dalam menangkal berbagai berita hoax yang sering dimanfaatkan oleh orang tak bertanggung jawab.

Sementara Plt Ketua PWI Lampung H. Nizwar menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sebagai bagian dari program PWI Lampung dalam pembenahan secara eksternal.

"Kalau pembenahan internal PWI sudah menjalani UKW sampai angkatan ke XIX. April mendatang kita juga menggelar UKW ke-20 di Kota Metro, dengan pelaksana PWI Kabupaten Lampung Timur," katanya.

Secara eksternal, PWI selama ini menerima banyak sekali keluhan terhadap oknum-oknum tidak bertanggungjawab yang mengatasnamakan wartawan dan anggota PWI. Karena itu, Diklat Kehumasan adalah sebagai upaya memberikan pemahaman kepada tenaga kependidikan bahwa wartawan yang sebenarnya dalam menjalankan tugas-tugasnya meletakan marwah profesi di atas segala-galanya.

"In Sya Allah, wartawan yang menjadi anggota PWI akan menjalankan tugas secara proporsional dan bermartabat. Sebab, seiring status sertifikasi berkompeten yang disandangnya, wartawan yang bersangkutan punya tanggungjawab menegakan Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik," urainya.

Pada acara pembukaan diselingi dengan MoU antara PWI dan IIB Darmajaya, dan MoU antara PWI dan Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung.

(*/dri)

Komentar

Edukasi Lainnya