JPNews - Masyarakat Pers Pemantau Pemilu (MAPPILU-PWI) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) melangsungkan koordinasi dan silaturrahmi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Barat di kantor Bawaslu setempat, Selasa (5/3), pukul 10.30 WIB hingga Pukul 12.00 WIB.

Hadir dari unsur MAPPILU-PWI, Penasehat Vicky Andreas, Ketua Iwan Setiawan, Sekretaris Nopriadi, Bendahara Merli Sentosa, Wakil Ketua Divisi Pengawasan Rifa'i Arif, Divisi Real Qount Sulemi Wahyu Indriani, dan Divisi Edukasi Sutrisno.

Sementara dari unsur Bawaslu dihadiri Ketua Muhammad Ardiles, bersama Komisioner M. Izhar dan Kepala Sekretariat Bambang Hermanto.

Mengawali dialog, penasehat MAPPILU-PWI Lambar Vicky Andreas Fikrullah memperkenalkan sekaligus memaparkan terkait  MAPPILU-PWI yang merupakan lembaga yang memiliki struktur dari pusat, provinsi dan kabupaten, dan telah terakreditasi oleh Bawaslu RI.

Sementara Ketua MAPPILU-PWI Iwan Setiawan, mengatakan pemilu bermartabat ketika Pemilu sukses dengan adanya penyelenggara yang bersih.

"Sekitar 44 hari lagi Pemilu dilaksanakan, semoga kita punya niat yang sama untuk menjaga kebersihan dalam pelaksanaan Pemilu," katanya.

Keterkaitan dengan Bawaslu dan MAPPILU-PWI satu yang melahirkan, sehingga kedepan tentunya sinergi memang perlu dibangun, sehingga pengawasan bisa dilakukan secara bersama-sama.

"MAPPILU-PWI menekankan Pemilu damai, karena ketika Pemilu terlaksana dengan damai maka tentunya itu terjadi ketika semua tahapan tidak ada kecurangan, karena ketika terjadi kecurangam maka itu akan menghambat Pemilu yang damai," ujarnya.

Ia juga menyampaikan komitmen dari MAPPILU-PWI untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

Sementara Bendahara MAPPILU-PWI Merli Sentosa, menambahkan bahwa MAPPILU-PWI memiliki tugas pokok dan fungsi yang bisa melaksanakan tugas Bawaslu dan MAPPILU-PWI  termasuk melakukan pengawasan terhadap penyelenggara Pemilu. Ini semua merupakan upaya dalam rangka mewujudkan Pemilu yang aman, damai, dan bermartabat.

"Tugas MAPPILU-PWI ketika nantinya ada temuan baik menyoal penyelenggara, ASN tidak netral dan dugaan pelanggaran lainnya  nantinya direkomendasikan ke Bawaslu, dan sifatnya wajib untuk ditindaklanjuti oleh Bawaslu," katanya.

Sementara Ketua Bawaslu Lambar Muhammad Ardiles mengapresiasi terbentuknya MAPPILU-PWI yang diharapkan nantinya bisa mendukung dan mensukseskan Pemilu 2019, dengan bersinergi dalam melakukan pengawasan.

Ardiles juga mengungkapkan bahwa Bawaslu sangat terbuka dan siap memberikan dukungan terlaksananya tugas pokok dan fungsi dari MAPPILU-PWI. Bahkan terdapat fasilitas pojok pengawasan yang ada di Kantor Bawaslu setempat yang bisa dimanfaatkan oleh MAPPILU-PWI.

"Kami berharap MAPPILU-PWI bisa turut membantu Bawaslu dalam melakukan pengawasan di lapangan, mengingat luas wilayah yang tentunya pengawasan yang dilakukan jajaran Bawaslu masih menemui banyak kendala, meskipun upaya terus dilakukan," katanya.

Komisioner Bawaslu  divisi Pencegahan Hubungan Antar Lembaga dan Kehumasan  M. Izhar, mengharapkan Pemilu 2019 ini terlaksana dengan jujur dan adil (Jurdil), sehingga dengan adanya MAPPILU-PWI ini kami terbantu, bahkan ia mempersilahkan MAPPILU-PWI juga bisa mengawasi dari kenerja Bawaslu.

Tujuan akhir adalah damai, bagaiaman caranya kita mempunyai tugas berat untuk menjaga, terlebih Lampung Barat memiliki riwayat kurang bagus, dimana pernah dicap zona merah, dan ini merupakan bersama untuk merubah itu.

Dilanjutkan, siapapun yang akan terpilih merupakan pilihan masyarakat, karena itu harus bersinergi untuk sama-sama mengawal. Ketika ditemukan pelanggaran, maka nantinya bisa sama-sama mengawal dan menindaklanjuti.

Ia juga memberikan gambaran umum tekait tugas Bawaslu. Dimana setiap tahapan kami akan melakukan pencegahan, bersama teman-teman dibawah, dalam kampanye apa yang boleh dan apa yang tidak boleh, setelah itu kami lakukan pengawasan, dan ketika masih dilakukan apa yang dilarang maka dilakukan pengumpulan data, dan ketika nantinya ada dugaan pelanggaran maka akan dtindaklanjuti.

“Bawaslu menginginkan zero pelanggaran, sehingga perlunya pencegahan dilakukan dalam setiap tahapan," katanya.

(dri)

Komentar

Politik Lainnya