JPNews - Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Agus Mulyono Herlambang,  memastikan Ahlusunah Waljamaah sebagai pegangan PMII dalam melangkah. Pernyataan itu disampaikan Ketum PB PMII saat menutup kegiatan Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) PMII di Asrama Haji Donohudan di Boyolali-Jawa Tengah,  Rabu, (27/2).

Menurutnya, kegiatan Muspimnas digelar untuk memastikan PMII masih ada dan berkibar di bumi pertiwi. Termasuk mempertegas pokok-pokok pikiran organisasi.

"Hanya ada satu kata saya ucapkan kepada sahabat sahabat semua, adalah kata bangga dan haru. Karena sahabat telah menuntaskan bersama-sama kita, tugas yang begitu berat yaitu memastikan PMII tetap berkibar dibumi pertiwi," kata Agus dalam keterangan tertulis yang diterima JP-News.id, Kamis (28/2).

Ia bersyukur Muspimnas PMII terlaksana dengan tertib dan tidak ada kendala yang berarti. Disadari atau tidak, ucap Agus,  PMII telah menorehkan sejarah baru yakni merumuskan kurikulum kaderisasi yang utuh dan tidak memihak kepada kultur daerah tertentu.  Seluruh PMII didaerah seirama dalam pokok pokok pikiran kederisasi yang telah dibuat.

"Mungkin selama ini kaderisasi kita Jawa sentries. Setelah ini mari kita membangun PMII sentris dan Indonesia sentris," ucap Agus.

Kemudian, pada Muspimnas tersebut telah disusun Peraturan Organisasi Cabang Internasional. Ia mengungkapkan PMII kini telah melebarkan sayap di dunia International.  Hal itu kata Agus dibuktikan dengan memiliki cabang persiapan di Jerman dan Maroko. 

"Kemudian, saya melihat kreatifitas kader kader yang membuka stand. Saya melihat kemandirian ekonmi kita mulai kita lihat secara nyata di musmlinas ini," katanya.

Ia mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah mensukseskan acara tersebut. Karenanya kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Kegiatan yang dimulai sejak Sabtu (23/2) lalu resmi berakhir.  Ketum PB PMII Agus Mulyono Herlambang menutup secara resmi. 
Hadir pada kegiatan tersebut pengurus PB PMII, pengurus PKC PMII dari seluruh Provinsi di Indonesia dan ribuan kader PMII. (Rls)

Komentar

Nasional Lainnya