JPNews - Sejak pekan lalu, masyarakat Provinsi Lampung heboh dengan viralnya video seorang pria yang mengenakan pakaian dinas harian (PDH) aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Pringsewu, Lampung bersama seorang gadis. Ada dua video yang diunggah ke laman tik tok, aplikasi jaringan sosial dan platform video musik pendek.

Seperti dilansir dari medsoslampung.co (group JPNews), pada video pertama, ASN yang diketahui berinisial Sp, diduga sedang mengendarai mobil pribadinya. Di sebelah ASN tersebut, seorang gadis menempel mesra.

Si gadis, menyanyikan lagu dengan lirik “Rindu ini menyiksa diri, memaksa untuk bertemu denganmu, izinkan sejenak aku meluapkan rasa rindu ku” lalu diakhiri kecupan di pipi kanan sang ASN.

Video pertama ini berdurasi sekitar 27 detik. Sedangkan video kedua dengan durasi hampir sama dengan latar diduga di dalam sebuah kamar hotel. Sang ASN duduk di kursi, sedang si gadis menyandar dikaki dan duduk di bawah. Kali ini kemesraan keduanya diiringi house musik dengan lirik “Birunya cinta kita berdua, semoga abadi seperti birunya langit”.

Wartawan media ini sudah mencoba menginformasikan kepada Sekretaris Kabupaten Pringsewu Budiman, pada Jumat (22/2) lalu. Juga kepada Wakil Bupati Pringsewu Fauzi. Namun hingga berita ini lansir, belum ada jawaban dari keduanya. Termasuk dari Sp.

Sementara itu, wartaposgroup.co.id melansir bahwa Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Pringsewu Nazri, pada Senin (25/2) membenarkan adanya video ASN tersebut. Pihaknya berjanji memanggil untuk klarifikasi sekaligus membina Sp. “Karena oknum ini telah mencoreng ASN Kabupaten Pringsewu,” tegas Nazri.

Pihaknya juga menyerahkan sepenuhnya kepada Inspektorat Kabupaten Pringsewu untuk dirposes sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS dan peraturan pemerintah daerah.

“Supaya tidak diulang lagi dan dijadikan contoh bagi ASN lainnya,” ucap Nazri.

Untuk diketahui, PP 53/2010 tentang Disiplin PNS, sebagai usaha dalam mencapai tujuan nasional. Karenanya, diperlukan adanya pegawai negeri yang penuh kesetiaan dan ketaatan pada Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945, negara dan pemerintah bersatu padu, bermental baik, berwibawa, berdaya guna dan berhasil guna, berkualitas tinggi, mempunyai kesadaran tinggi akan tanggung jawabnya sebagai aparatur negara, abdi negara, serta abdi masyarakat. (niz)

Komentar

Netizen Lainnya