Screenshot Instastori

JPNews - Judul di atas merupakan ungkapan dari bahasa Sunda yang bila diterjemahkan, akan sama maknanya dengan ungkapan dari pelatih Persib Bandung melalui Instastorinya. Ya, hari Minggu kemarin, pelatih Persib, Mario Gomez seperti mengungkapkan kekesalannya dengan menuliskan "when i ask a striker, and they bring me a mildfielder".

Hal ini tentunya menjadi perbincangan hangat di kalangan Bobotoh yang aktif di dunia maya. Selama ini kita tahu, pria berkebangsaan Argentina itu sedang mencari sosok juru gedor, yang ia incar adalah Jonathan Baumann. Striker berkebangsaan Argentina berusia 26 tahun. Namun, karena status pemain asing sudah penuh, hingga saat ini belum jelas siapa yang ia akan mengisi kebutuhan pelatih tersebut.

Kembali lagi kepada instastori Mario Gomez. Suka ataupun tidak pada akhirnya instastori tersebut menggiring banyak spekulasi terkait siapa yang bertanggung jawab atas kesalahan perekrutan pemain Persib. Kepada siapa Instastori itu ditujukan Gomez? Mungkin hingga saat ini kritikan masih ditujukan pada manajemen atas perekrutan pemain.

Saya kemudian mencoba melihat ketidak puasan Gomez ini melalui beberapa perekrutan Persib musim ini. Kita tahu, hingga saat ini ada beberapa pemain baru yang didatangkan untuk mengisi pasukan Mario Gomez. Bojan Malisic, Victor Igbonefo, Eka Ramdani, In Kyun O, Ghozali Siregar, Mukhlis Hadi, hingga Airlangga Sucipto.

Mereka adalah nama-nama baru yang resmi berseragam Maung Bandung di bawah arahan Gomez. Dari sekian nama, ada beberapa nama seperti Eka Ramdani dan In Kyun yang berposisi mildfielder. Selain itu juga ada Ghazali Siregar yang dikenal bermain di sektor sayap. Eka yang datang karena ajakan berlatih bersama dari salah satu staf pelatih yang kemudian sempat membuat rumor kembalinya sang anak hilang. Rumor itupun menjadi kenyataan ketika Eka menandatangani kontrak. Adapun In Kyun merupakan pemain bawaan agen kenamaan di Indonesia, Gabriel Budi. 

Namun kedatangannya tidak pernah disangka oleh para Bobotoh. Ia menandatangani kontrak pada hari yang sama dengan Victor Igbonefo dan Bojan Malisic. Setelah itu sempat muncul beberapa kekesalan dari Bobotoh di dunia maya, yang kemudian dibalas oleh sang agen. Melalui akun twitternya Gabriel Budi menjelaskan bahwa In Kyun adalah pemain grade A. Hal ini lalu dibuktikan dengan 1 gol di piala presiden serta penampilannya yang tidak kenal lelah selama fase grup. Posisinya pun tak tergantikan.

Sementara Ghozali Siregar datang belakangan ketika Persib sudah tersingkir dari gelaran Piala Presiden. Sebelum menandatangani kontrak ia memang mengikuti seleksi tim Persib dibawah arahan Gomez. Akhirnya dia dikontrak dengan durasi satu tahun. Menurut manajemen, dia adalah rekomendasi dari pelatih. Ungkapan manajemen ini memungkinkan, mengingat pelatih yang pernah membawa JDT berjaya ini dikenal suka dengan pemain berusia muda. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata pemain Persib saat ini.

Jika melihat itu, kepada siapa pernyataan Gomez ditujukan. Jika melihat proses perekrutan maka Eka dan Ghozali adalah dua pemain yang Gomez beli tanpa istilah membeli kucing dalam karung. Berbeda dengan In Kyun yang muncul tiba-tiba ke permukaan transfer Persib. Meskipun bisa saja Gomez sudah melihat video permainan In Kyun melalui rekaman pertandingan yang ada.

Kemudian jika kita melihat kekekeuhan Gomez untuk mendatangkan Baumann, maka keberadaan In Kyun tidaklah bermasalah. Karena melihat regulasi pemaian asing tahun ini, ada slot satu pemain asing Asia, serta 3 pemain asing non Asia. Meskipun In Kyun diputus kontrak, Persib tetap  tidak bisa mendatangkan Baumann. Adapun status marque player yang digunakan pada musim lalu, tidak digunakan musim ini. Status marquee player saat ini menjadi jatah pemain asing non Asia.

Jika melihat uraian di atas, maka hanya Essien yang berposisi mildfielder, pemain asing non Asia, berstatus Marquee player tahun lalu yang bisa saja jadi sasaran Gomez. Mengingat posisi Essien di Persib sendiri sempat digoyang oleh keinginan Gomez mendatangakan Baumann. Selain itu, Essien yang saat ini sedang menjalani masa pemulihan sempat pulang kampung sebelum memutuskan kembali memperpanjang kontrak. Ex gelandang Chelsea itu awalnya hanya dikontrak selama satu musim, hingga pada Desember 2017 kemudian baru ada kejelasan perpanjangan kontrak Essien selama satu tahun. Essien yang sempat pulang kampung pun terhitung tidak segera merapat bersama pemain lain ketika Gomez sudah mulai merangkai kekuatan tim. 

Jika spekulasi kekesalan Gomez ini ditujukan pada Essien, maka bagaimana kemungkinan skema yang dapat dilakukan untuk memenuhi keinginan pelatih. Menukar Essien dengan Baumann bisa saja terjadi, jika tim Baumann saat ini memang membutuhkan pemain seperti Essien. Tapi jika tidak, Persib harus memutus kontrak dengan resiko kompensasi atas pemutusan kontrak megabintang itu. Sekedar informasi, Panathinaikos, klub Essien sebelumnya harus membayar kompensasi 419 ribu euro atau setara 6,3 miliar rupiah karena memutus kontrak Essien. Ini tentunya bukan berita baik bagi jajaran manajemen.

Lalu bagaimana solusi dari keinginan pelatih yang kerap disapa opah oleh Bobotoh ini. Dari berita yang beredar, hari ini akan ada meeting manajemen Persib untuk membicarakan hal ini. Semoga saja membuahkan hasil dan tidak mengecewakan Bobotoh lagi. Kembali membawa kejayaan Persib, meski ketika tidak jaya pun Bobotoh tetap setia pada Persib.

Imam Maula Fikri, Bobotoh dan pecinta sepak bola Tanah Air

Komentar

Liifestyle Lainnya