JPNews - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), menggelar peresmian Gedung Keserasian Sosial, launching penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2019, dan penyerahan kartu Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) secara simbolis, di Pekon Kutamakhga Kecamatan Bangkunat, Rabu (13/2).

Hadir dalam kegiatan itu Bupati Pesibar, Agus Istiqlal, Sekkab, Azhari, Kepala Dinsos, Marzuki, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Unit Krui, Kapolsek Bengkunat, Iptu. Ono Karyono, dan Danramil Pesisir Selatan. Selain itu, para peratin se-Kecamatan Bangkunat, pendamping PKH, dan masyarakat penerima PKH.

Dalam laporannya Kepala Dinsos, Marzuki, menyampaikan bahwa permasalahan kerukunan berbangsa dan bernegara, menjadi tanggungjawab pemerintah bersama masyarakat. Saat ini di masyarakat sendiri sudah memiliki sejumlah kearifan lokal yang telah mampu menjadi penopang kerukunan masyarakat. 

"Keserasian sosial berbasis masyarakat merupakan wujud kegiatan kesejahteraan sosial baik fisik dan non fisik yang melibatkan masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan, dan pengawasan agar tercipta kehidupan sosial yang harmonis dan penuh persaudaraan," jelas Marzuki.

Untuk Pesibar sendiri di Tahun 2019 menerima bantuan program keserasian sosial sebanyak dua titik yaitu di Pekon Kutamakhga Kecamatan Bangkunat dan Pekon Waysindi Kecamatan Karyapenggawa.

Bupati Agus Istiqlal, mengatakan pemerintah saat ini tengah gencar mengeluarkan jurus jitu dalam upaya pengentasan kemiskinan. Selain dengan program PKH, pemerintah juga telah meluncurkan program JKN-KIS yang mempunyai dampak positif terhadap pelayanan kesehatan masyarakat dan membuka akses yang lebih besar kepada masyarakat agar mendapat jaminan pelayanan kesehatan.

"Pada periode Januari tahun ini, Pemprov Lampung telah menerbitkan 993 lembar kartu JKN-KIS untuk Pesibar yang tersebar di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Bangkunat, Ngambur dan Krui Selatan," tukasnya.

 (ers)

Komentar

Lampung Lainnya