JPNews - Sebanyak 60 anak Siswa-siswi SMKN 1 Gedongtataan, Pesawaran, Lampung mengalami mual-mual seusai menyantap nasi kotak setelah mengikuti acara sosialisasi yang di selenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pesawaran di sekolah setempat, Rabu (6/2).

Kepala SMKN 1 Gedongtataan Sutomo melalui Wakil Kepala Sekolah, Guriang, menjelaskan kejadian tersebut, berawal saat KPU menggelar sosialisasi tentang pemilih pemula di sekolah yang di mulai pada pukul 09.00 Wib dan selesai Pukul 12.00 Wib, namun saat setelah makan nasi kotak yang dibagikan, tidak lama kemudian puluhan anak murid mengalami sakit perut, mual-mual dan kepala pening.

"Iya kemarin ada sebanyak 80 siswa-siswi mengikuti sosialisasi yang digelar KPU, namun beberapa jam setelah menyantap nasi kotak yang dibagikan sekitar 60 anak-anak mengalami sakit perut dan mual-mual, namun yang mengalami kepala pening tersebut bukan hanya anak-anak tapi ada beberapa orang dari KPU juga sakit perut," ungkapnya saat dikonfirmasi oleh media ini, Kamis (7/2).

Hal yang sama juga di ungkapkan wakil kesiswaan Wiji Setiti mengatakan dari kejadian tersebut anak-anak yang mengalami mual dan sakit perut sudah dirawat dan puluhan anak sudah pulang kerumahnya, namun masih ada dua anak lagi yang dirawat.

"Masih ada dua lagi yang dirawat, satu nya di rumah sakit Bintang Amin dan ada satu lagi di rumah sakit Surya Asih di Pringsewu," ujarnya.

Namun tambahnya, pada prinsipnya permasalahan tersebut semua sudah tertangani, kemudian dari pihak KPU maupun pihak Catering sudah bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

"Jadi semua pro aktip semua nya gerak cepat, alhamdulillah tertangani," sebutnya.

Sementara itu Ketua KPUD Kabupaten Pesawaran Aminudin membenarkan pihaknya menggelar sosialisasi di SMKN 1 Gedongtataan dan sempat ada kejadian yang menimpa siswa-siswi sesuai memakan nasi kotak yang mengakibatkan puluhan anak-anak mual dan sakit perut.

"Iya memang benar kemarin sempat ada kejadian saat setelah sosialisasi, namun saat ini saya lagi mengikuti rapar koordinasi di Bandar Lampung," jelasnya singkat. 

(snd)

Komentar

Lampung Lainnya