TOP 0 Politik

Iin Solihin dan Arinal Djunaidi

JPNews - Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Lampung, bertekad ambil bagian mengawal dan memenangkan Calon Presiden-Wapres No.1 Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) pada Pilpres April mendatang.

Sekretaris PD AMPG Lampura Iin Solihin, Sabtu (2/2), menegaskan kader sayap partai berlambang pohon beringin itu di 15 kabupaten/kota di Lampura bakal dikerahkan untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf.

Dikatakan, Tim Pemenangan Lampung untuk pasangan incumbent  yang didukung Partai Golkar menargetkan jagoannya wajib mendulang kemenangan.

Iin memastikan kader AMPG siap siaga untuk menjaga keamanan suara capres dan cawapres yang didukung Partai Golkar.

"Kami siap memenangkan dan mengawal suara calon presiden dan wakil presiden yang didukung Partai Golkar. Dimana DPD Golkar Lampung diketuai Arinal Djunaidi telah menginstruksikan AMPG adalah anak kandung Partai Golkar dan  bentuk loyalitas AMPG adalah untuk  mengamankan suara Partai Golkar, agar tidak ada yang coba berbuat tindakan yang mengarah merugikan suara partai kami, khususnya calon presiden dan wakil presiden  kami, Jokowi-Ma'ruf di Lampura," kata Caleg DPRD Lampura dari Partai Golkar No. 7 untuk Dapil III ini.

Dia optimistis Jokowi-Ma'ruf akan meraih kemenangan di Provinsi Lampung. 

Itu bukan tanpa alasan. Sebab, barometer keyakinan itu menilik kian tingginya antusiasme masyarakat terhadap pasangan nasionalis-religius dari hari ke hari. Dukungan massa nyata membuktikan keunggulan di berbagai survei.

Meski begitu, Iin mengimbau barisan pendukung dan relawan Jokowi-Ma'ruf di Lampura tidak cepat berpuas diri. Sebab hari-hari terakhir jelang pencoblosan merupakan waktu krusial.

"Kita harus tetap siaga mengantisipasi berbagai upaya yang merugikan pasangan Jokowi-Ma'ruf. Karena itu kami di AMPG akan terus bekerja, untuk memastikan suara Jokowi-Ma'ruf tidak direbut dengan cara-cara kotor," ujarnya.

"Kami sekaligus ingin memastikan tahapan Pemilu dan Pilpres 2019 ini, mulai dari pemungutan suara, penghitungan, hingga penetapan pemenang berjalan sesuai prosedur, tanpa rekayasa atau kecurangan," tandas Iin.

(sug/mst/JPN)

Komentar

Politik Lainnya