TOP 0 News Indepth



JPNews – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat dua orang meninggal akibat bencana longsor di Kelurahan Mahawu Kecamatan Tuminting dan Kelurahan Tikalabaru Kecamatan Tilaka Kota Manado Sulawesi Utara pada (1/2) pukul 08.00 WITA

Kepala Pusat data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan selain korban jiwa, longsor juga menyebabkan beberapa rumah rusak berat.

“BPBD Kota Manado bersama TNI, Polri, relawan dan masyarakat melakukan penanganan longsor. Pendataan dampak longsor masih dilakukan BPBD,” ucap dia kepada JP-News.id.

Menurut Sutopo, bulan Januari dan Februari adalah puncak bencana banjir, longsor dan puting beliung.

Selama bulan Januari 2019, telah terjadi kejadian bencana 366 yang menyebabkan 94 orang meninggal dan hilang, 149 orang luka-luka, 88.613 orang mengungsi dan terdampak.

Lalu, 4.013 unit rumah rusak  meliputi 785 rusak berat, 570 rusak sedang, 2.658 rusak ringan, dan 146 fasilitas umum rusak.

“Lebih dari 98 persen bencana yang terjadi merupakan bencana hidrometeorologi selama Januari 2019,” tegasnya.

Lebih jauh Sutopo mengungkapkan dalam periode yang sama, yaitu 1-31 Januari, jumlah kejadian bencana tahun 2019 lebih banyak daripada tahun 2018.

“Perbandingan bencana antara tahun 2018 dan tahun 2019 menunjukkan bahwa jumlah kejadian bencana naik 57,1 persen, korban meninggal dunia dan hilang naik 308,7 persen, korban luka-luka naik 186,5 persen, korban mengungsi dan terdampak turun turun 49,8 persen, dan jumlah rumah rusak turun 59,7 persen,” pungkas dia.

(drw/JPN)

Komentar

News Indepth Lainnya